Deklarasi Ulama Bogor, Langkah Awal Perdamaian Afghanistan

Deklarasi Ulama Bogor, Langkah Awal Perdamaian Afghanistan

Ulama asal Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia melahirkan satu deklarasi bareng para ulama guna menyokong perdamaian di Afghanistan. Adapun, deklarasi itu diberi nama Bogor Ulama Declaration of Peace yang dihasilkan setelah menghelat perjumpaan trilateral ulama ketiga negara yang dilaksanakan di Istana Bogor, Jumat (11/5).

Deklarasi ini mempunyai 12 poin yang menegaskan posisi ulama guna terus berperan aktif dalam proses perdamaian. Bagian poin penting di dalam deklarasi tersebut ialah mewujudkan perdamaian melalui musyawarah, sesuai anjuran Al-Quran. Selaku teladan ummat Islam, ulama dinilai mengemban amanah besar guna melestarikan prinsip-prinsip Islam.

Sebab musyawarah wajib meliputi seluruh kubu dalam masarakat, ulama Afghanistan sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama Afghanistan Fazal Ghani Kakar menjelaskan, deklarasi Bogor ini sebetulnya masih langkah kecil dalam menciptakan perdamaian di Afghanistan.

Tetapi setidaknya, perjumpaan di Bogor ini sebenarnya memberikan kerangka pikir bagi ulama dalam melaksanakan negosiasi dan perundingan perdamaian yang dilaksanakan di lantas hari, yaitu mengesampingkan aksi anarkis.

“Ini masih persiapan guna ke tahap berikutnya. Tetapi, kami menyaksikan bahwa perjumpaan di Bogor merupakan langkah posiitif bagi perbincangan dan negosiasi di perundingan-perundingan selanjutnya,” papar Fazal di Istana Bogor, Jumat (11/5).

Loading...
loading...

Langkah selanjutnya, lanjut Fazal, ialah menyatukan ide antara ulama Pakistan dan Afghanistan yang sebelumnya tak dijabarkan di dalam perjumpaan Bogor. Maka, seusai ini ia menginginkan ulama Pakistan bakal sering berkunjung menuju Afghanistan dan sebaliknya.

“Bahkan, perjumpaan ini pun wajib diekspansi dengan melibatkan ulama dari Indonesia lagi. Inisiatif ini tentu tak bakal muncul kalau tak ada perjumpaan hari ini,” paparnya.

Sedangkan itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan Indonesia berinisiatif melaksanakan perjumpaan trilateral ini selaku bentuk tanggung jawab Indonesia dalam memelihara perdamaian di negara-negara Islam lantaran Indonesia jadii rumah bagi ummat muslim terbanyak di Duniya. Tidak cuma itu, perjumpaan ini pun dilandasi atas perasaan Indonesia yang ikut merasakan luka ketika menyaksikan penderitaan di negara-negara Islam lainnya.

“Proses perdamaian yang inklusif perlu dilaksanakan Indonesia. Kami siap guna terus berkontribusi dalam proses perdamaian di Afghanistan, sebab perdamaian telah lama dinanti-nantikan,” ujar Wapres JK.

Perjumpaan dihadiri berkisar 19 ulama dari Afghanistan, 17 ulama dari Pakistan, dan 17 ulama dari Indonesia. Presiden Jokowi dalam pidato pembukaan mengharapkan supaya perjumpaan trilateral ini bisa memberikan kontribusi konkret bagi perdamaian di Afghanistan. (nat/cnnindonesia.com)

Deklarasi Ulama Bogor, Langkah Awal Perdamaian Afghanistan

Loading...

Link

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *