Daria Marchenko Lukis Vladimir Putin dengan 5.000 Peluru

Daria Marchenko, Melukis Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan 5.000 Peluru

Islam-Institute.com, Kiev Ukraina – Pelukis muda Ukraina, Daria Marchenko, 33, melukis sosok Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan 5.000 peluru. Uniknya, semua peluru itu dia kumpulkan di wilayah Ukraina timur yang dikuasai separatis Ukraina pro-Rusia.

Daria Marchenko menamakan lukisannya itu dengan judul ”The Face of War”. Lukisan itu menggambarkan wajah Putin secara realistis dengan setelan jas gelap dan dasi merah. Lukisan dengan ukuran panjang lebih dari dua meter itu mendominasi studio seni di sebuah apartemen.

”Tidur di kamar yang sama dengan dia sedikit rasa menakutkan pada awalnya,” kata Daria yang juga dikenal sebagai seorang desainer grafis menceritakan pengalaman melukis wajah Putin dengan ribuan peluru. ”Tapi saya sudah terbiasa untuk itu,” katanya lagi.

 

Seniwati Ukraina Lukis Putin dengan 5 000 Peluru Perang
Seniwati muda Ukraina, Daria Marchenko melukis sosok Putin dengan 5.000 peluru. | (Istimewa)

 

Dia menarik tirai jendela dan mengambil lampu senter untuk mengungkapkan bagaimana wajah pemimpin Rusia berusia 62 tahun itu ketika ekspresinya dalam lukisan ditampilkan dengan cahaya yang berbeda.

”Dia bisa (terlihat) bangga, bingung atau serius,” ujar Daria. ”Dia bisa terlihat seperti seseorang pada poster Soviet atau dia bisa menjadi Superman,” lanjut pelukis Ukraina tersebut, seperti dikutip AFP, Sabtu (8/8/2015).

Daria dalam karyanya itu tidak menyembunyikan kecurigaan yang mendalam bahwa Putin secara pribadi menghasut konflik yang telah menewaskan hampir 7 ribu orang sejak pecah di Ukraina setelah Presiden Viktor Yanukovych yang merupakan sekutu Kremlin digulingkan.

”Ketika orang melihat perubahan ekspresinya, ia mengungkapkan hal-hal tertentu. Bagi saya, perang ini berbeda dari yang lain karena dibangun di atas kebohongan,” katanya. (al/mas/sindonews)

You might like

About the Author: admin

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.