Damaskus Tegaskan Kerjasama Teluk Sejalan dengan Agenda Israel

Damaskus tegaskan bahwa keputusan Kerjasama negara-negara Teluk (GCC) mengenai hal Hizbullah Sejalan dengan Agenda Israel…

 

Islam-Institute, DAMASKUSPemerintah Suriah di Damaskus menekankan pada hari Rabu (02/03) kemarin, bahwa keputusan yang dibuat oleh Dewan Kerjasama Negara Teluk (GCC) dengan mengumumkan Hizbullah selaku organisasi teroris mencerminkan kebingungan Arab Saudi, dan merupakan usaha untuk membajak kehendak rakyat bangsa Arab di negara-negara Teluk yang menolak normalisasi untuk membangun hubungan dengan Israel.

Pada hari Rabu, GCC mengumumkan Hizbullah selaku organisasi teroris dalam satu langkah yang sejalan dengan agenda Israel dan melaksanakan pelayanan untuk organisasi teroris bersenjata yang didanai dan didukung oleh rezim Saudi.

“Dalam langkah yang sejalan dengan keputusan strategi Israel, GCC mengeluarkan keputusan mengklasifikasikan Hizbullah selaku organisasi teroris sebab  melawan proyek Zionis Israel di wilayah dan (sebab Hizbullah merupakan) musuh Israel melalui pengorbanan mereka yang besar yang mempunyai resonansi di seluruh negara-negara Arab dan Muslim,” ungkap sumber resmi di Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat ke SANA.

Sumber tersebut mengingatkan bahwa Israellah yang sebelumnya sudah menganggap Hizbullah selaku organisasi teroris, lalu langkah Israel itu didukung oleh sekutunya di negara-negara Barat sebab perjuangan dan keuletan para pahlawan gerakan perlawanan tersebut.

Sumber itu menambahkan bahwa memerangi terorisme yang diwakili oleh ISIS, Jabhat al-Nusra dan organisasi teroris lainnya di Suriah dan kontribusi dari Hizbullah dalam konfrontasi bersejarah ini sudah mengganggu para pengambilan keputusan di Teluk, terutama di Arab Saudi.

Ia juga menekankan bahwa Suriah akan senantiasa bareng gerakan perlawanan Arab Hizbullah dalam berhadapan dengan terorisme dan musuh Israel, menekankan bahwa Suriah bangga dalam hubungan dengan gerakan perlawanan di wilayah dan menghormati pengorbanan besar para syahid Hizbullah di Lebanon dan Suriah.

Sumber itu menyimpulkan pernyataannya dengan menjelaskan bahwa keputusan semacam itu berfungsi untuk membuka kedok lingkup konspirasi kepada Palestina, Suriah dan gerakan perlawanan. (AL/ARN)

 

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :