Damaskus Minta PBB Desak Tel Aviv Bebaskan Aktivis Suriah dari Sel Israel

Damaskus Minta PBB Desak Tel Aviv Bebaskan Aktivis Suriah dari Penjara Israel

Damaskus Minta PBB Desak Tel Aviv Bebaskan Aktivis Suriah dari Sel Israel

DAMASKUS – Pemerintah Suriah mecatat surat legal ke sekretaris jendral PBB dan Dewan Keamanan PBB untuk membantu pembebasan seorang aktivis terkenal Suriah dari dataran tinggi Golan, yang dijatuhi hukuman bui oleh pengadilan Israel sebab mengekspos hubungan rezim Tel Aviv dengan kelompok-kelompok teroris.

Kantor berita legal Suriah, SANA, memberitahukan pada hari Selasa (09/10) bahwa Sedqi Suleiman al-Maqet, yang terkenal dikenal selaku “Dekan Suriah dan Tawanan Arab” yang sudah menjalani hukuman terlama di bui Israel, dijatuhi hukuman perpanjangan selama 11 tahun lagi di bui Israel.

Baca: Jelaskan Bukti Israel Sokong Pemberontak Suriah, Laki-laki ini Diganjar 14 tahun Sel

Kementerian Luar Negeri Suriah mengutuk keputusan itu dalam 2 surat terpisah ke PBB dan DK PBB pada hari Rabu, meminta Sekretaris Jend. PBB Antonio Gutteres, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, dan organisasi internasional lainnya, untuk mendesak pembebasan cepat al-Maqet.

Maqet dibebaskan dari bui Israel pada Agustus 2012, sesudah menjalani 27 tahun dalam tahanan.

Tapi, kebebasannya tidak berlangsung lama waktu Shin Bet Israel menggerebek rumahnya pada tahun 2015 dan menangkapnya sebab memotret dan merecord Tentara Israel waktu melaksanakan perjumpaan dengan kubu teroris yang mendatangkan malapetaka di Suriah.

Baca: Israel Serang Posisi Pasukan Suriah di DT Golan

Dalam surat-suratnya, Damaskus mengatakan dengan tegas bahwa Israel menganiaya al-Maqet cuma sebab ia sudah mengetahui sokongan Israel untuk kelompok-kelompok anggota milisi yang memerangi pemerintah Suriah yang sah.

Ayah Sedqi, Suleiman, yang juga pernah bertugas di bui Israel, menjelaskan ke SANA bahwa keputusan itu “tidak sah dan tidak resmi.” Ia juga meminta organisasi hak asasi manusia untuk campur tangan dan membantu membebaskan putranya. (ARN)


Arrahmah News
by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.