Berita Indonesia

Dahlan Iskan Menang Praperadilan, Status Tersangka Dicabut

Permohonan Praperadilan Eks Dirut PLN Dahlan Iskan Dikabulakan, Status Tersangka Dicabut

Islam-Institute.com, Jakarta – Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) mengabulkan permohonan praperadilan eks Dirut PLN Dahlan Iskan terkait penetapannya sebagai tersangka untuk kasus pengadaan gardu induk.

Dalam pertimbangannya, Selasa (4/8/2015), hakim tunggal Lendriaty Janis mengatakan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi memiliki kekuatan hukum tetap dan mengikat sejak diucapkan.

“Sesuai permohonan pemohon bahwa penetapan tersangka adalah objek praperadilan,” kata hakim.

 

 

Pertimbangan lainnya, hakim menganggap bahwa penyelidikan adalah suatu tindakan penyelidik untuk menentukan ada tidaknya suatu tindak pidana. Sehingga harus terlebih dulu mencari dan mengumpulkan bukti-bukti untuk membuat terang dan setelah adanya bukti, baru dapat menentukan tersangkanya.

“Dalam kasus gardu induk terhadap 5 tersangka dan tanggal 5 juli 2015 diterbitkan sprindik, pemohon ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi gardu induk, dan pada hari itu Kejati melakukan konpers tanpa terlebih dulu melakukan serangkaian penyelidikan,” kata hakim Lendriaty.

“Sebagaimana fakta yang diungkapkan ke persidangan penetapan Dahlan sebagai tersangka adalah pengembangan dari 15 tersangka sebelumnya. Dan bukti T 18 yang mana penetapan tersangka adalah tesendiri-sendiri dan tidak dijuntokan dan tidak dikaitkan oleh pemohon. Oleh itu pemohon tidak dapat serta merta ditetapkan sebagai tersangka, tapi calon tersangka, harus ditemukan terlebih dulu bukti-bukti faktanya baru diperoleh setelah itu pemohon ditetapkan sebagai tersangka,” jelas hakim.

Hakim juga mempertimbangkan bahwa dalam surat bukti panggilan saksi tidak dicantumkan tindak pidananya. Sementara sprindik tertanggal 5 Juli yang menetapkan Dahlan sebagai tersangka, menurut hakim belum memenuhi minimal 2 alat bukti yang cukup.

“Sehingga penyidikan pada termohon tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat. Maka permohonan pemohon dikabulkan untuk seluruhnya,” tutupnya.

Hakim: Jaksa Tak Bisa Tetapkan Dahlan Iskan Jadi Tersangka Lagi

Hakim Lendriaty Janis memutuskan status tersangka kasus korupsi untuk Dahlan Iskan gugur. Pengadilan juga memutuskan, mantan Menteri BUMN itu tak bisa lagi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama oleh Kejaksaan.

“Menyatakan tidak sah segala keputusan atau penetapan lebih lanjut oleh termohon berkaitan dengan penetapan tersangka terhadap diri pemohon oleh termohon,” ujar Ledriarty dalam putusan yang dibacakan, Selasa (4/8/2015).

Lendriarty mengabulkan seluruh gugatan Dahlan Iskan. Dia juga menyatakan proses hukum terhadap Dahlan tidak sah.

“Tidak sah karena penyidikan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” ujar Ledriarty.

Dahlan dijerat kasus korupsi proyek pembangunan 21 gardu induk Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara PT PLN senilai Rp 1,06 triliun. Hakim memberikan putusan tersebut setelah menimbang sejumlah hal, antara lain dalil gugatan pihak pemohon Dahlan, jawaban atas gugatan dari termohon Kejati DKI, serta bukti dan saksi-saksi yang diajukan kedua belah pihak

Source

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close