Cerita Rasulullah Dikhianati Orang yang Ditolong

Kisah Rasulullah Dikhianati Orang yang Ditolong

Kisah Rasulullah Dikhianati Orang yang Ditolong

Anas bin Malik pernah bercerita ke Abu Qilabah, suatu hari Rasulullah kehadiran beberapa orang dari Urainah dengan niat suci masuk islam dan belajar lebih beberapa soal agama ini. Tentu saja Rasulullah dengan suka rela menerima, bahkan memberi mereka Sarana saat tinggal di Madinah.

Suatu saat beberapa orang dari Urainah ini tidak sanggup beradaptasi dengan keadaan suhu dan udara yang ada di Madinah. Terlalu tak sama dengan Madinah dan itu memengaruhi kesehatan mereka. Ketidakmampuan mereka beradaptasi dengan suhu di Madinah menjadikan mereka terkena penyakit cacar.

Rasulullah yang iba menyaksikan keadaan mereka memerintahkan ke pengembala untanya untuk membawa mereka keluar kota Madinah.

Rasulullah pun tidak serta merta membiarkan mereka keluar kota Madinah dengan tangan kosong. Rasulullah memberikan bekal yang lebih dari cukup bagi mereka. Rasulullah membawakan mereka unta yang beberapa perahan susunya. Harapannya, unta itu berguna dan mereka mampu meminum susunya dan memakan daginya.Ternyata benar, saat mereka keluar dari Madinah, tiba-tiba penyakit mereka sembuh. Merasa nyaman dengan kondisi mereka di luar kota Madinah, mereka ogah untuk kembali ke Madinah.

Loading...
loading...

Hal yang tidak terduga terjadi. Mereka malah menghabisi pengembala unta yang diberi amanah oleh Rasulullah untuk menjaga mereka. Tidak cuma itu, mereka membawa kabur unta-unta tersebut. Berita tidak enak soal kejahatan mereka pun sampai ke telinga Rasul. Beliau pun marah besar sesudah menguping kejahatan mereka. Lantas beliau mengutus seorang sahabat untuk menangkap.

Ternyata mereka masih belum jauh dari tempat terbunuhnya sang pengembala unta. Mereka pun dijatuhi hukuman yang terlalu setimpal. Hukuman itu  setimpal untuk orang yang melaksanakan kejahatan secara berlapis: menghabisi, mengambil sesuatu yang bukan hak milik mereka, bahkan mereka sudah murtad. Tapi hukuman itu dirasa terlalu kejem bagi mereka, sebab pada waktu itu ayat-ayat hudud (hukuman) belum turun ke Rasulullah.

Setidaknya, hal itu ialah hukuman untuk orang-orang yang menghianati Rasul sesudah ditolong dan diselamatkan oleh Rasul.

*Disarikan dari hadis riwayat Bukhari dalam kitab Sahih Bukhari dari Anas bin Malik.

Loading...

Source by Ahmad Naufal

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :