Cerita Gus Dur Tidak Mau Dibela

Kisah Gus Dur Tak Mau Dibela

Cerita Gus Dur Tidak Mau Dibela

Ketiganya jadi saksi penting reformasi dan Pergantian kekuasaan dari Soeharto dan Orde Baru. Sekarang, sesudah nyaris 20 tahun, bagaimana Pergantian terjadi antara Amien Rais dan Megawati. Yang pasti, Gus Dur tampaknya menyaksikan keduanya dengan tertawa seperti biasanya. Pict by Reuters

Dulu tatkala Gus Dur hendak dilengserkan dari kedudukannya selaku presiden, para pendukungnya dari bermacam daerah berbondong-bondong Hadir ke Jakarta. Mereka tidak rela Gus Dur dilengserkan.

Bagaimana respons Gur Dur?

Beliau meminta mereka pulang ke kampungnya masing-masing. Bahkan, Gus Dur mengutus beberapa anak buahnya turun ke bermacam daerah untuk menyetop pergerakan massa pendukungnya yang mau ke Jakarta.

Gus Dur mencium aroma bahaya kalau tiap-tiap konflik di kalangan elite menyertakan massa level bawah. Gus Dur mengatakan dengan tegas, “Tidak ada kekuasaan yang boleh dipertahankan dengan mengorbankan warga”.

Gus Dur pun turun tahta tanpa pertumpahan darah.

Sekarang, tatkala para elite agama dan elite politik yang “tersandung” Perkara hukum suka memobilisasi massa, saya jadi ingat Gus Dur. Betapa mahal nilai kemanusiaan yang sampeyan teladankan, Gus.

IslamiDotCo by Ahmad Naufal

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.