Ceramah Gus Mus dalam Perkawinan Ning Khumairo dan Gus Labib

Ceramah Gus Mus dalam Pernikahan Ning Khumairo (Krapyak) dan Gus Labib (Sarang), Muhammad Labib ialah pakaiannya Khumairo, Ning Khumairo ialah pakaiannya Muhammad Labib ….

 
Islam-Institute, Yogyakarta – Tampak ikut datang dalam acara para kyai yang merupakan alumni pondok Krapyak, sahabat sekaligus kerabat Ibu Nyai Hj. Ida Fatimah Zainal, Ketua NU Bantul, serta Menteri Pemuda dan Olah Raga.Tidak ketinggalan pula Gus Mus datang memberikan tausiyah kpd pengantin khususnya dan kpd para hadirin umumnya. Berikut isi mawidhoh hasanah yang disampaikan Gus Mus pada pembukaan pesta perkawinan Ning Elok Khumaero dan Gus Labib.“Dalam Qs.Al-Baqoroh Allah berfirman hunna libaasullakum wa antum libaasullahunn, pagi ini Muhammad Labib ialah pakaiannya Khumairo, Khumairo ialah pakaiannya Muhammad Labib.

Masing-masing ialah pakaiannya pasangan. Pakaian itu fungsinya apa? Menurut Al-Qur’an sendiri ada dua fungsi, yaitu anzalnaa ’alaykum libaasan yuwaariy saw’aatikum wariisya…

  1. Fungsi pertama untuk menutup aurot.
  2. Fungsi kedua untuk wariisya, selaku perhiasan supaya lebih tampan, lebih cantik.

Jadi Muhammad Labib wajib menjaga aurotnya Khumaero, Khumaero wajib menjaga aurotnya Muhammad Labib, Muhammad Labib wajib mampu jadi perhiasannya Khumaero, Khumaero mampu jadi kebanggaannya Muhammad Labib.

Eloknya itu waktu Allah berfirman mengenai hal pakaian dilanjutkan dengan ayat walibaasut taqwaa dzaalika khoyr, dan pakaian takwa itulah yang paling baik,” seperti ini ceramah Gus Mus memberi wejangan kpd pasangan Ning Elok Khumairo dan Gus Labib.

Seterusnya dalam cermah Gus Mus berkata: “Saya doakan semoga kedua mempelai semenjak aqad nikahnya diberi barokah, pernikahannya barokah, barokah perjodohan, barokah ilmunya, barokah dzurriyahnya, barokah rejekinya, barokah pekerjaannya.”  (al/Hana, R2/mm)

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :