Jasa Web Alhadiy
Berita AS

Caleb Maupin: Kondisi Asli Amerika Hantui Penduduk AS

Analis Politik AS, Caleb Maupin Menyingkap Kondisi AS yang Menakutkan

Menanggapi peristiwa penembakan dua wartawan Virginia, Caleb Maupin mengatakan bahwa masalah di Amerika Serikat  ada jauh lebih banyak dari sekedar kontrol kepemilikan senjata.

Islam-institute.com, NEWYORK –  Kondisi yang sebenarnya di AS adalah sangat menakutkan penduduk Amerika. Dalam wawancaranya dengan jaringan televisi berita Rusia, RT-News pada hari Kamis(27/8) kemarin, seorang wartawan dan analis politik asal New York, Caleb Maupin mengungkapkan berbagai masalah yang mengancam dan menghantui para  penduduk Amerika.

Menanggapi peristiwa penembakan dua wartawan Virginia, Caleb Maupin mengatakan bahwa masalah di Amerika Serikat  ada jauh lebih banyak dari sekedar kontrol kepemilikan senjata.

“Masalah di Amerika Serikat itu jauh lebih kompleks daripada sekedar masalah kepemilikan senjata, semua masyarakat terperangkap dalam ketakutan, kekerasan, ketidak percayaan antara satu dengan yang lain dan ada sangat banyak ketidak amanan,” kata Caleb Maupin.

Menurut Caleb Maupin selama ini media Amerika selalu menggambarkan kepalsuan tentang kehidupan sosial di Amerika Serikat. Banyak orang di seluruh dunia dituntun untuk percaya bahwa Amerika adalah semacam surga dunia dengan jalanannya yang mulus beraspal dan semua orang hidup berkecukupan. Kejadian beberapa menit dalam siaran televisi yang menunjukkan peristiwa penembakan secara langsung pada hari Rabu kemarin seolah membuka tabir mengenai seperti apa sesungguhnya kondisi Amerika. Sebuah komunitas yang masyarakatnya terperangkap dalam ketakutan, kekerasan dan kesumpekan.

“Ini adalah masyarakat yang terperangkap dalam ketakutan, kekerasan, dimana semua orang berjalan dengan penuh kesumpekan dan ketidak percayaan satu sama lain serta banyak sekali ketidak amanan.”

Caleb Maupin mengatakan bahwa tentu saja setelah peristiwa penembakan kemarin, debat mengenai kepemilikan senjata akan muncul. Namun masalah yang dimiliki Amerika jauh lebih kompleks. Hal ini terbukti dengan banyaknya negara lain yang juga  memiliki kebijakan yang  sama, dimana orang-orang tertentu boleh memiliki senjata, namun hal itu tidak lantas menjadikan mereka bernafsu untuk saling membunuh satu sama lain seperti banyaknya kasus penembakan yang selalu terjadi di Amerika.

Disinggung mengenai pelaku pembunuhan dua wartawan yang merupakan mantan karyawan dan rekan kerja di stasiun tv yang sama, Caleb Maupin mengatakan bahwa ada banyak kasus seperti itu, dimana orang-orang yang telah kehilangan pekerjaan mereka kembali ke tempat kerjanya dan membunuh orang-orang disana bisa merasakannya. Hal ini membuka kenyataan mengenai apa yang terjadi sebenarnya dengan masyarakat AS, yang kebanyakannya hidup dalam kondisi “sekarat”.

Caleb Maupin menjelaskan bahwa mereka ini hanya bisa bertahan selama  mempunyai pekerjaan, dan mereka bisa bekerja jika ada seseorang ataupun perusahaan yang mau mempekerjakan mereka serta memperoleh keuntungan dari hal itu. jika tidak, akan sangat sulit untuk bertahan  dengan segala beban kehidupan.

Karenanya, masyarakat Amerika senantiasa hidup dalam ketakutan menjadi seorang pengangguran, harus bergantung pada kupon makanan yang itu pun tidak bisa selalu diandalkan, dan tidur di jalanan sebagai gelandangan.

“Ada tekanan psikologis yang begitu besar pada semua orang,” tambah Caleb Caupin.

Walaupun media-media mengabarkan bahwa mulai ada perbaikan dari krisis pengangguran yang terjadi di AS, Caupin menyatakan bahwa pada kenyataannya tetap saja ada jutaan orang yang dilempar dari tempatnya bekerja karena dianggap sudah tidak berguna dan harus menjalani hidupnya dalam ketakutan, dan hal itu terus berulang.

“Di sini, di Manhattan, pernah ada seseorang yang pergi ke Cafe setelah mereka kehilangan pekerjaan  dan dengan seenaknya menembak seseorang. Ada contoh lain di mana seseorang yang bekerja di sebuah kantor di dekat gedung Empire State, tiba-tiba berjalan masuk dan menembak seseorang. Padahal di sini, di kota New York, kita memiliki undang-undang senjata paling sulit dari negara bagian lain dimanapun. Anda bahkan tidak bisa memiliki sebuah senapan berburu di sini tanpa adanya izin, dan izin itu sendiri  hampir mustahil untuk bisa didapat,” ungkap Caleb Caupin mengindikasikan bahwa para pemilik senjata itu sebenarnya sudah memiliki izin dan dianggap layak untuk mengontrol diri dalam penggunaanya, namun masih saja terjadi pembunuhan.

Caleb Caupin mengatakan masalahnya sangat jauh lebih kompleks, di Amerika yang terjadi adalah perasaan keterasingan dan tekanan kegilaan yang melanda masyarakat Amerika. Sebuah masyarakat dimana jutaan orang tidur di jalanan setiap harinya. Dimana kebanyakan dari mereka justru adalah para veteran perang. Orang-orang yang katanya telah berjuang dalam kemiliteran demi negaranya, dan setelah kembali bahkan tidak diberi tempat untuk bisa tidur. Masyarakat Amerika sungguh sangat tidak sehat, dan sama sekali bukan seperti yang dibayangkan banyak orang di dunia.

“Orang-orang di seluruh dunia tidak seharusnya terinspirasi untuk mencontoh Amerika dalam hal apapun di negerinya.” Caleb Caupin menegaskan dan memperingatkan.

Sipakah Caleb Maupin

Caleb Maupin adalah seorang wartawan Amerika dan analis politik. Tasnim News Agency menggambarkan dia sebagai “penduduk asli Ohio yang telah berkampanye menentang perang dan sistem keuangan AS.” Ia adalah anggota Workers World Party, aktivitas politiknya dimulai saat menghadiri Baldwin-Wallace College di Ohio.

Pada tahun 2010, videonya yang direkam mengenai konfrontasi antara siswa Baldwin-Wallace College di Ohio, yang berdemonstrasi memprotes PHK guru dan polisi. Rekaman videonya mengakibatkan salah satu siswa dibebaskan di pengadilan anak-anak.

Ia adalah seorang tokoh dalam protes Menduduki Wall Street  di New York City. Caleb Maupin menulis tentang kebijakan luar negeri Amerika dan masalah sosial lainnya. Maupin mendukung politisi New York City, Charles Barron, dan juga telah membuat banyak penayangan di RT dan Press TV.

Dia adalah tamu yang tampil di Konferensi New Horizon 2014 di Republik Islam Iran. Pada tanggal 6 September 2013, ia muncul di CNN sebagai wakil dari IRAN memprotes intervensi AS di Suriah.

Pada bulan Mei 2015, ia menemani misi dari Masyarakat Bulan Sabit Merah Republik Islam Iran ke Yaman, dalam misi kapal Iran, the Iran Shahed Rescue Ship. Kapal tidak mencapai Yaman, tetapi dialihkan ke pelabuhan Djibouti setelah pemboman besar-besaran oleh Saudi di pelabuhan Hodiedah, dan plot untuk menyerang misi kapal penyelamatan penduduk Yaman itu bocor ke pihak Iran. (al/dari berbagi sumber)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

One Comment

  1. respective category, the one that your favorite movie falls
    in, and get it downloaded in minutes only and that too in complete
    format. But how can you tell which movie websites are offering only movies that are legal to view online or download.
    Your computer RAM (Random Access Memory) needs to
    be atleast 520mb to enable your computer to have enough virtual memory to run the video files.

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: