Bukti Kebohongan Media Barat Terkait Kelaparan di Madaya

Berikut ini ialah bukti kebohongan media Barat terkait kelaparan di Madaya. Namun masalahnya ialah kota Madaya terkepung oleh Ahrar al-Sham, Front al-Nusra dan kubu teroris FSA, yang sebagian besar penduduknya disandera oleh para teroris tersebut.

 

Berikut ini ialah bukti kebohongan media Barat dan sekutunya Arab saudi, Turki, terkait kelaparan di Madaya. KLIK GAMBAR UNTUK MEMBESARKAN GAMBAR.

Islam-Institute, DAMASKUS – 1000 teroris sudah menyandera 20.000 orang dalam 3 kota dan desa di Suriah. Para teroris melarang warga dari menerima bahan makanan, tetapi Saudi, Turki, Amerika Serikat dan Eropa bahkan menuduh Hizbullah bertanggung jawab atas bencana kelaparan yang melanda warga Madaya.

Madaya ialah sebuah kota kecil di bagian selatan dari Zabadani , 45 km timur laut Damaskus. Kisaran 1.000 teroris dari 3 kubu sudah mendirikan basis mereka untuk menjaga diri mereka di kota tersebut.

60 % dari teroris tersebut ialah kubu Ahrar al-Sham, 30 % lainya ialah kubu Front al-Nusra dan lainnya ialah anggota FSA . Madaya mempunyai 16.700 masyarakat yang berkoalisi dengan hampir 7.000 pengungsi tahun lalu.

Musim panas lalu, Madaya dibebaskan oleh prajurit Suriah dan Hizbullah sesudah merebut kembali kota penting Zabadani. sesudah teroris mengeluarkan anggota yang cedera mereka dari Zabadani, sejumlah kecil dari mereka terkepung dan masih dalam situasi yang sama.

Para teroris melarang pengiriman makanan dan dukungan medis untuk warga di Madaya dalam usaha untuk meningkatkan tekanan domestik dan internasional pada prajurit Suriah dan Hizbullah, serta menghapus pengepungan dan memberi kesempatan ke mereka untuk menyelamatkan diri kota tersebut.

 

CNN, BBC, al-Arabiya, al-Jazeera, SkyNews, al-Nahar, Turk dan beberapa media Saudi dan Barat sudah meluncurkan propaganda melawan Hizbullah bersamaan dengan mengumumkan sejumlah gambar dari kelaparan, orang sakit, kekurangan gizi, dan kematian untuk mengakui bahwa orang-orang di Madaya sekarat sebab kelaparan dan Hizbullah wajib bertanggung jawab.

Namun outlet berita itu tak menjelaskan apa-apa soal empat kota lainnya yang terkepung oleh teroris, seperti Foua’a dan Kafria di Idlib serta al-Zahra dan Nubl di Aleppo, di mana ribuan muslim Suriah terkepung oleh Jeish al-Fath. Kenapa orang-orang di Foua’a yang diserang oleh 30 rudal Grad dua hari lalu tak menerima perhatian media Barat dan Saudi?

Realita Madaya

Kenyataannya bahwa pada tanggal 18 Oktober, puluhan truk full dengan bahan makanan dan obat-obatan masuk ke kota Madaya, Sarghaya dan Baghin. Makanan dan dukungan medis kargo yang terdiri dari puluhan truk cukup untuk 23.000 masyarakat dari kota-kota kecil untuk bertahan hidup selama beberapa bulan.

Namun masalahnya ialah kota Madaya terkepung oleh Ahrar al-Sham, Front al-Nusra dan kubu teroris FSA, yang selaku besar penduduknya disandera oleh para teroris tersebut.

Orang-orang yang menolak untuk bekerja sama dengan kelompok-kelompok wajib meninggal dunia dipenggal, sementara mereka tak mempunyai akses ke kargo makanan dan dukungan medis yang sudah dikirim.

Beberapa warga berusaha meninggalkan kota tapi anggota milisi melarang mereka. Bahkan baru-baru ini, dilaksanakan beberapa negosiasi dan 300 teroris setuju menyerah ke prajurit Suriah tetapi anggota milisi lainnya sudah memblokir penyelenggaraan kesepakatan itu.

Saluran berita Al-Manar baru-baru ini juga menyiarkan dokumenter yang mempertunjukkan bahwa beberapa dari gambar yang diumumkan oleh media Saudi dan Barat yang mempertunjukkan kelaparan warga kota Madaya ialah hoax, dan terbukti bahwa media mereka cuma berusaha untuk menodai muka Hizbullah dan prajurit Suriah untuk mengurangi tekanan pada para teroris.

Satu Argumen untuk Situasi Madaya

Satu pertanyaan, yang wajib dijawab oleh para anggota milisi bersenjata di kota Madaya dan media-media Arab Saudi dan Barat yang menyokong mereka dan meneteskan air mata buaya; Kenapa anggota milisi bersenjata di Madaya berjuang melawan prajurit Suriah dan pasukan Hizbullah dengan tubuh yang sehat, lincah dan kuat tak seperti orang-orang yang kelaparan?    (AL/ARN/AU/FA)

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :