Berita Indonesia

Bom Brussel & Pakistan: PBNU Minta PBB Dan OKI Bersikap Tegas

Terkait Tragedi Bom Brussel dan Pakistan, PBNU Minta PBB dan OKI Bersikap Tegas ….

 

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam aksi bom bunuh diri di Bandara Zenvatem, Brussels, Belgia pada 23 Maret lalu dan di Taman Gulshan-e-Iqbal Lahore, Pakistan, pada 27 Maret kemarin. Tindakan teror tersebut diketahui menewaskan sedikitnya 28 orang dan 304 korban luka-luka di Belgia; serta menelan korban jiwa 60 orang di Pakistan.

PBNU mendesak pihak-pihak terkait, terutama kepada komunitas internasional, PBB dan juga OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) untuk segera mengusut dan menindak tegas pelaku pengeboman di Belgia dan Pakistan. Kekerasan dalam bentuk apapun dan dengan motif bagaimanapun tidak dibenarkan sebab ia mencederai kemanusiaan.

Menurut PBNU, segala bentuk tindakan kekerasan yang mengatasnamakan dakwah bukan ciri Islamrahmatan lil ‘alamin (sebagai rahmat bagi semesta alam). Islam mengutuk kekerasan. Bahkan, tidak ada satu pun agama di dunia ini yang membenarkan cara-cara kekerasan dalam kehidupan.

“Umat Islam umumnya ikut merasakan kepedihan yang sangat luar biasa atas kejadian bom bunuh diri di Brussels, Belgia, dan Lahore, Pakistan,” bunyi siaran pers yang ditandatangani Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Senin (28/3).

PBNU memandang, perdamaian, kebebasan, dan juga toleransi adalah prinsip utama dalam menjalankan kehidupan di samping prinsip maqashidus syari’ah (filosofi hukum Islam) menjamin terjaganya agama dan akal (hifdhud-din wal aql), jiwa (hifdhun-nafs, kesucian keturunan (hifdhun-nasl), harta (hifdhul mal), dan kehormatan (hifdhul ‘irdl).

PBNU meyakini bahwa Islam mengajarkan nilai-nilai kesantunan dalam berdakwah sebagaimana termaktub dalam Surat An-Nahl ayat 125 yang berpesan kepada umat untuk menyeru ke jalan Tuhan dengan bijak dan nasihat yang baik.

Keterlibatan ISIS dalam serangkaian bom bunuh diri yang terjadi di berbagai negara Eropa dan terakhir di Pakistan sangat mencidrai rasa kemanusiaan, untuk itu PBB harus mengambil sikap tegas terhadap teroris yang selama ini meresahkan masyarakat. Peristiwa demi peristiwa pengeboman yang dilakukan oleh kelompok Isis ditempat-tempat keramaian, seharusnya PBB sebagai badan internasional bersikap tegas terhadap Isis. Markas persembunyian Isis yang sudah di deteksi keberadaannya seharusnya PBB mengambil tindakan penyerangan terhadap markas tersebut.   (Mahbib/nu.or.id)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker