Beri Sambutan di Hari Santri, Presiden Joko Widodo Ajak Para Santri dan Warga Lawan Hoaks

Beri Sambutan di Hari Santri, Presiden Jokowi Ajak Para Santri dan Masyarakat Lawan Hoaks

Beri Sambutan di Hari Santri, Presiden Joko Widodo Ajak Para Santri dan Warga Lawan Hoaks

Di tahun-tahun politik, berita bohong atau hoaks mampu dengan mudah dijumpai di media sosial. Warga diminta lebih cermat mencerna info yang beredar di media sosial sebab tiap-tiap info yang ada mesti dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tak sama dalam pilihan politik Adalah keniscayaan sebab tiap-tiap individu pasti mempunyai pilihannya masing-masing. Akan tetapi, dalam negara demokrasi tidak boleh mempergunakan cara-cara kotor yang mampu menimbulkan perpecahan.

Loading...
loading...

Pesan itu disampaikan Presiden Joko Widodo waktu memberikan sambutan dalam warning Hari Santri Nasional di depan 10 ribu santri dan masarakat umum yang memadati lapangan Gasibu, Bandung semenjak sore hari (21/10). Menurut Presiden, tak sama pilihan politik tidak problem, yang penting spirit demokrasi yang bersih mesti diprioritaskan. “Silakan tak sama pilihan, itu tidak apa-apa, namanya juga pesta demokrasi,” terang Presiden.

Presiden juga mengajak masarakat supaya melawan tiap-tiap berita bohong (hoaks) yang makin hari makin beberapa dijumpai di media sosial. Apalagi di tahun-tahun politik, fitnah dan hoaks makin beberapa beredar, khususnya di media sosial. “Jangan percaya pada hoaks. Jikalau telah menjelang tahun politik seperti ini beberapa beredar berita bohong dan fitnah,” tegas Presiden.

Sebagaimana diketahui, warning Hari Santri Nasional ke-1 kali diadakan pada tahun 2015, sesudah presiden Jokowi menyepakati Kepres No 22 Tahun 2015 mengenai hal Hari Santri yang jatuh tiap-tiap tanggal 22 Oktober.

(islamramah/ suaraislam)

Loading...


Shared by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :