Beredar Broadcast WhatsApp sampai Facebook Akan Dipantau

Beredar Broadcast WhatsApp sampai Facebook akan Dipantau. Broadcast WhatsApp tersebut berisi bahwa pesan maupun panggilan yang dikirimkan melalui aplikasi Whatsapp akan dipantau. Nggak cuma WhatsApp, dalam broadcast tersebut juga diingatkan supaya Saat ini warga berhati-hati dalam menyebarkan pesan terkait politik sampai pemerintahan di media sosial.
Benarkah Broadcast WhatsApp yg Saat ini beredar ramai lagi di aplikasi Whatsaap ini? Perlu diketahui, Broadcast WhatsApp yang ternyata berita hoax ini telah pernah beredar ramai pada bulan Juli-Agustus 2017.
Isu yang disebar:
Mulai besok dan seterusnya ada peraturan komunikasi baru.
Seluruh panggilan dicatat
Seluruh rekaman panggilan telepon tersimpan
WhatsApp dipantau
Twitter dipantau
Facebook dipantau
Seluruh media sosial dan forum dimonitor
Informasikan ke mereka yang ndak tahu.
Perangkat Anda terhubung ke sistem pelayanan.
Berhati-hatilah untuk ndak mengirimkan pesan yang ndak perlu
Beritahu bocah-bocah Anda, Kerabat dan teman mengenai hal ini untuk diurus
* Jangan teruskan tulisan atau video dll, Anda akan menerima mengenai situasi politik / sekarang mengenai hal Pemerintahan / PM, dll. *
Polisi sudah mengeluarkan pemberitahuan yang disebut .. Kejahatan Cargo … dan tindakan akan dilaksanakan … hapus saja …
Menginformasikan teman anda dan orang lain juga.
Mecatat atau meneruskan pesan apapun pada saban perdebatan politik dan agama sekarang merupakan pelanggaran … penangkapan tanpa surat perintah …
Ini amat serius, plz biarkan diketahui seluruh kubu dan anggota individu kami selaku grup admin sanggup dalam problem besar.
Berhati-hatilah untuk ndak mengirimkan pesan yang ndak perlu.
Beritahu seluruh orang mengenai hal ini untuk berhati-hati.
Tolong bagikan; Itu amat benar Grup admin mohon berhati-hati….

Investigasi Detikcom Soal Broadcast WhatsApp

Detikcom pada bulan Juli 2017 sudah melaksanakan konfirmasi ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) terkait sebaran Broadcast WhatsApp tersebut. Plt Kepala Biro Humas Kominfo Noor Iza menjelaskan bahwa pesan tersebut ialah boadcast berita hoax alias berita bohong.
“Terang hoax itu. Tulisan tersebut ialah hoax,” ujar Noor Iza ke detikcom, pada hari Kamis (20/7/2017).
Noor menerangkan, pemerintah sudah mempunyai aturan tersendiri soal penyampaian info melalui media sosial. Aturan tersebut terdapat pada UU ITE ( Info dan Transaksi Elektronik).
“Jika konten buruk telah ada aturan. Perbuatan yang dicegah Pasal 27 sampai dengan Pasal 37 UU Nomor 1 Tahun 2008 mengenai hal ITE,” jelasnya.

Kesimpulan Broadcast WhatsApp Tersebut

Berita mengenai hal pemantauan pesan di WhatsApp maupun media sosial lainnya merupakan berita hoax, alias Broadcast WhatsApp Hoax.
source

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :