Berdagang dengan Korut, Perusahaan China Dikenai Sanksi oleh AS

Loading...


Selasa, 27 September 2016

WASHINGTON DC, ARRAHMAHNEWS.COM  – Amerika Serikat sudah memberlakukan sanksi pada empat orang dan satu perusahaan China sebab dinilai mempunyai hubungan perdagangan dengan Korea Utara.

Departemen Keuangan dan Departemen Kehakiman AS mengambil langkah-langkah itu pada hari Senin (26/09), dengan mengumumkan bahwa bahwa perusahaan-perusahaan dan individu-individu itu sudah bersekongkol untuk membantu program senjata nuklir Korea Utara dan itu menabrak sanksi ekonomi AS.

Sanksi itu diterapkan ke Ma Xiaohong pemilik perusahaan Dandong Hongxiang dan sejumlah pejabatnya yang menurut AS berperan selaku ‘kunci jaringan terlarang’ penyokong proliferasi senjata Korea Utara.

Adam J. Szubin, Pelaksana Tugas Sekretaris untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan di Departemen Keuangan AS menjelaskan, ” akan mengambil tindakan tegas untuk menekan jaringan proliferasi Korea Utara dan untuk menjaga sistem keuangan AS dari penyalahgunaan.”

loading...

Menurut laporan oleh Institute Asia untuk Studi Keputusan strategi di Seoul dan C4ADS di Washington, Dandong Hongxiang mempunyai nilai perdagangan lebih dari 530 juta dolar dengan Korea Utara semenjak 2011-2015.

“Hitungan total tersebut sanggup saja cukup untuk membantu Korea Utara mendanai fasilitas pengayaan uranium, dan untuk merancang, membikin, dan menguji senjata nuklirnya,” kata laporan itu.

Di antara item yang diperdagangkan, ada ingot aluminium, aluminium oksida, amonium paratungstate dan tungsten trioksida serta bahan yang dipakai dalam sentrifugal pengayaan nuklir dan desain rudal.

3 orang lain yang memperoleh sanksi AS termasuk Zhou Jianshu, Hong Jinhua dan Luo Chuanxu, yang tak sanggup lagi melaksanakan bisnis dengan individu atau perusahaan Amerika.

Departemen AS ini juga berusaha untuk merebut 25 rekening bank yang dikendalikan oleh Dandong Hongxiang, sebab dikatakan bahwa “mereka yang mewakili properti terlibat dalam pencucian uang.” (ARN)

loading...



Source link

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :