Berbaurnya Muslim dengan Non Muslim Adalah Sunnatullah

Syekh Yusri menjelaskan bahwa berbaurnya muslim dengan non muslim adalah sunnatullah. Syekh Yusri hafidzahullah Taala wa raah dalam pengajian tafsirnya menjelaskan bahwa hal yang merupakan sunnatullah adalah bercampurnya kaum muslim dengan non muslim di muka bumi ini.

Sehingga wujudnya umat islam ini di hadapan orang kafir menjadi hujjah terhadap mereka di hari kiamat nanti. Dan mereka tidak memiliki alasan lagi untuk tidak beriman. Maka barang siapa yang menghendaki untuk tinggal hanya dengan lingkungan orang Islam, maka dia menginginkan untuk keluar dari sunnatullah.

Adanya orang kafir di muka bumi ini, sebagai bukti bahwa manusia itu memiliki kehendak untuk memilih jalan yang lurus atau pun jalan yang sesat. Dan Allah Swt tidak menghendaki semua manusia untuk beriman kepadaNya. Allah Swt telah berfirman:

Artinya: Maka seandainya saja Allah Swt menghendaki, maka Allah Swt akan memberikan petunjuk kepada kalian semua (QS. Al Anam:149).

Merupakan sunnatullah di dunia ini, adanya mukmin dan kafir, yang tentunya ada hikmah di balik kehendak Allah Swt ini, dan perbuatan-Nya tidak pernah akan dipertanyakan, sebagaimana firmanNya:

Artinya: Dialah Dzat yang menciptakan kalian, maka di antara kalian ada yang beriman dan di antara kalian ada yang kafir (QS. At Taghabun: 2).

Maulana Syekh Dr. Yusri Rusydi Sayyid Jabr al-Hasani berbincang dengan Ketua Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’ tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahyasaat bertemu sebelum Muktamar JATMAN XII di Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (14/1/2018) malam. Muktamar JATMAN ke XII di Pekalongan akan kedatangan puluhan ribu ulama dari nusantara dan dunia, juga akan kehadiran Presiden RI dan sejumlah Menteri kabinet kerja. Kabar kepastian hadirnya orang nomor satu di Republik Indonesia untuk membuka acara muktamar. AKTUAL/Tino Oktaviano

(aktual.com)

You might like

About the Author: admin

KOMENTAR: Jika ada artikel yang salah, dll, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.