Benarkah Tidak Boleh Bertengkar Lebih dari 3 Hari?

Khabib Nurmagomedov, McGregor, dan Islamophobia

Benarkah Tidak Boleh Bertengkar Lebih dari 3 Hari?

Pergeseran hubungan brothership yang dikarenakan oleh bermacam-macam faktor masih sering kita alami. Tapi, yang membedakan ialah bagaimana cara saban individu mengatur perasaan kecewa ke kerabatnya. Memaafkan, mendoakan dan memeluknya kembali atau malah membalas dendam dan mendiamkannya sampai berhari-hari.

Nabi Saw bersabda, “Tidak halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari 3 malam, keduanya saling berjumpa lalu seorang berpaling dan yang lainnya juga berpaling, dan yang paling baik di antara keduanya ialah yang memulai mengucapkan salam” (HR. Muttafaq ‘alaih). Dari Abi Hurairah bahwa Rasulullah Sawbersabda yang artinya “Tidak diizinkan bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari 3 hari, bagi yang mendiamkan lebih dari 3 hari maka untuknya masuk neraka” ( HR. Abu Dawud).

Loading...
loading...

menurut ke-2 Hadis tersebut terlalu terang bahwa tidak dihalalkannya seorang muslim untuk mendiamkan saudaranya lebih dari 3 hari. Pembatasan 3 hari dikarenakan pada hari ke-1 orang tersebut tengah diliputi oleh amarahnya, lalu di hari ke-2 amarahnya mereda dan  kembali pada kesucian jiwanya. Adapun  pada hari ketiga pintu maaf dalam lubuk hatinya terbuka. Sehingga kalau masih dalam kondisi marah lebih dari 3 hari bertanda bahwa syetan telah sanggup menguasai jiwa orang tersebut dengan jiwa amarah.

Imam Nawawi menerangkan dalam kitab Syarh al-Muslim bahwa ulama Menegaskan kebolehan seorang muslim untuk mendiamkan saudaranya selama 3 hari dan mengharamkan kalau lebih dari 3 hari. Pemahaman kebolehan pada 3 hari ke-1 sebab pada waktu itu seseorang masih dikuasai oleh amarah dan akhlak yang negatif, lalu sesudah 3 hari ke-1 tersebut jadi waktu untuk menghilangkan amarah dan akhlak negatif. Oleh karena itu pada hari ke-empat wajib untuk menegur saudaranya dengan mengucapkan salam, memberikan isyarat perdamaian, tersenyum ataupun menuliskan permintaan maaf lewat surat. Mengingat bahwa bagi yang mendahului salam diantara keduanya maka untuknya sebaik-baik perangai di sisi Allah Swt.

Walaupun ada kebolehan untuk marah atau mendiamkan selama 3 hari, alangkah mulianya kalau sebelum batas 3 hari tersebut hati kita sanggup untuk cepat memaafkan dan memulai pembahasan. Karena kebolehan 3 hari tersebut termasuk dalam rukhsah (bentuk keringanan) dan kalau kita berniat untuk memperoleh kasih sayang Allah SWT yang tiada bandingannya maka Allah SWT tentu akan memberikan pahala yang berlipat-lipat. Tidak ada manfaat dalam permusuhan kecuali cuma akan menimbulkan kehancuran. Memilih berdamai dengan diri sendiri dan orang lain akan melatih hati kita lebih lapang dada, ikhlas, sabar dan senantiasa dekat dengan yang Maha Menguasai hati.

Loading...

IslamiDotCo Shared by Ahmad Naufal

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :