Benarkah Orang yang Berqurban Dicegah Memotong Kuku dan Rambut?

Sapi Qurban 2017 dan Kambing Qurban 2017 Jakarta

Benarkah Orang yang Berqurban Dicegah Memotong Kuku dan Rambut?

“Ulama Syafi’iyah menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan larangan memotong kuku dan rambut ialah menghilangkan kuku dengan dipotong atau dipecahkan. Larangan menghilangkan rambut ialah dengan digundul, digunting, dicabut, dibakar atau mempergunakan kapur. Baik bulu ketiak, kumis, bulu kemaluan, rambut kepala dan seluruh rambut di tubuhnya” (Imam Nawawi, Syarah Muslim 13/139)

Haram Atau Makruh?Dalam hal memotong rambut atau kuku bagi yang ingin memotong Qurban ada beberapa pandangan yang disampaikan oleh Imam An-Nawawi:

ﻓﻘﺎﻝ ﺳﻌﻴﺪ ﺑﻦ اﻟﻤﺴﻴﺐ ﻭﺭﺑﻴﻌﺔ ﻭﺃﺣﻤﺪ ﻭﺇﺳﺤﺎﻕ ﻭﺩاﻭﺩ ﻭﺑﻌﺾ ﺃﺻﺤﺎﺏ اﻟﺸﺎﻓﻌﻰ ﺃﻧﻪ ﻳﺤﺮﻡ ﻋﻠﻴﻪ ﺃﺧﺬ ﺷﺊ ﻣﻦ ﺷﻌﺮﻩ ﻭﺃﻇﻔﺎﺭﻩ ﺣﺘﻰ ﻳﻀﺤﻲ ﻓﻲ ﻭﻗﺖ اﻷﺿﺤﻴﺔ

Loading...
loading...

Sa’id bin Musayyab, Rabiah, Ahmad, Ishaaq, Dawud dan sebagian Syafi’iyah menjelaskan haram memotong rambut dan kuku sampai orang tersebut memotong Qurban waktu waktunya Qurban

ﻭﻗﺎﻝ اﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ ﻫﻮ ﻣﻜﺮﻭﻩ ﻛﺮاﻫﺔ ﺗﻨﺰﻳﻪ ﻭﻟﻴﺲ ﺑﺤﺮاﻡ

Syafi’i dan para muridnya menjelaskan makruh tanzih, bukan haram

ﻭﻗﺎﻝ ﺃﺑﻮ ﺣﻨﻴﻔﺔ ﻻﻳﻜﺮﻩ

Abu Hanifah berkata: Tak makruh

ﻭﻗﺎﻝ ﻣﺎﻟﻚ ﻓﻰ ﺭﻭاﻳﺔ ﻻﻳﻜﺮﻩ ﻭﻓﻲ ﺭﻭاﻳﺔ ﻳﻜﺮﻩ ﻭﻓﻲ ﺭﻭاﻳﺔ ﻳﺤﺮﻡ ﻓﻲ اﻟﺘﻄﻮﻉ ﺩﻭﻥ اﻟﻮاﺟﺐ

Malik mempunyai 2 pandangan, makruh dan ndak makruh. Dalam riwayat lain haram dalam qurban sunah bukan qurban wajib (Syarah Muslim 13/138)

Loading...

Source by Ahmad Naufal

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :