Benarkah Malaikat Tidak Mau Masuk Rumah Orang yang Junub?

Benarkah Malaikat Tidak Mau Masuk Rumah Orang yang Junub?

Benarkah Malaikat Tidak Mau Masuk Rumah Orang yang Junub?


Di dalam hukum fiqih Islam, seseorang itu disebut junub dikarenakan 2 hal:  Ke-1, keluarnya mani. Baik dari seorang laki-laki atau wanita sebab faktor apapun. Ialah sebab mimpi basah, bermain-main birahi atau sekadar dalam angan-angan pikiran; Ke-2, sebab berhubungan badan. Baik ia sampai mengeluarkan mani atau tidak. Dan berikut akan dijelaskan soal, benarkah malaikat tidak mau masuk rumah orang yang junub?

Pernyataan soal malaikat tidak mau masuk rumah orang yang junub tersebut Adalah hadis Rasulullah Sawatas riwayat Ali bin Abi Thalib r.a.

عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآله وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ وَلَا كَلْبٌ وَلَا جُنُبٌ» أخرجه أبو داود والنسائي في سننيهما”.

Dari Rasulullah Sawbeliau bersabda: “Malaikat tidak akan masuk rumah yang di dalamnya Ada gambar, anjing, dan orang yang junub.” (HR: Abu Daud dan An-Nasai)

Adapun maksud orang yang junub di sini sebagaimana dijelaskan di dalam Darul Ifta’ al-Mishriyyah ialah orang yang meremehkan perintah mandi besar. Dan ia terkadang meninggalkan mandi besar, sedangkan waktu salat nyaris habis.

Sementara Imam As-Sindi di dalam kitabnya Hasyiyah Ala Sunan An Nasai berkata:

Loading...
loading...

 حملت على مَلَائِكَة الرَّحْمَة وَالْبَرَكَةِ لَا الْحَفَظَةُ، فَإِنَّهُمْ لَا يُفَارِقُونَ الْجُنُبَ وَلَا غَيره، وَحمل الْجنب على من يتهاون بِالْغسْلِ ويتخذ تَركه عَادَة لَا من يُؤَخر الِاغْتِسَال إِلَى حُضُور الصَّلَاة

“Tidak mau masuknya malaikat (tersebut) ialah malaikat rahmat dan berkah. Bukan malaikat pencatat amal. Sebab malaikat pencatat amal tidaklah membedakan antara orang yang junub atau selainnya. Dan kata junub ialah mengarah pada orang yang meremehkan mandi junub. Dan terkadang ia meninggalkan mandi junub. Tidak (pula malaikat mau masuk rumah) orang yang mengakhirkan mandi junub sampai datangnya waktu shalat.”

Mengakhirkan mandi besar yang akan menyebabkan ia mengakhirkan waktu shalat ialah haram secara syara’. Maka, bagi seorang muslim harusnya mempercepat mandi besar dari jinabatnya sehingga tidak menyebabkan enggannya malaikat rahmat dan barakah berkunjung rumah.

Dengan seperti ini, maksud malaikat tidak mau masuk ke rumah orang yang junub ialah malaikat rahmat dan berkah. Mereka tidak mau masuk rumah-rumah orang yang menyepelekan mandi besar. Mengulur waktu mandi, meninggalkannya atau bahkan sampai meninggalkan salat sebab ia belum mandi besar dari jinabatnya.

Selengkapnya, klik di sini

Loading...

Source by Ahmad Naufal

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :