Beda Tingkatan antara “Orang Alim” dan “Orang Sholih”

Website islam Institute

Beda Tingkatan antara “Orang Alim” dan “Orang Sholih”. Dalam beberapa literatur Kitab Kuning yang saat ini masih saya baca dan saya jadikan rujukan. Dan sampai saat ini masih saya pelajari serta saya kaji. Bahwa memang beda tingkatan antara “Orang Alim” dan “Orang Sholih“.

Seseorang yang masih pada tingkatan “Alim”, akal dan logika yang terlihat dominan dan sangat terlihat serta ditampakkan oleh Alloh SWT. Orang yang masih pada tingkatan “Alim” terlihat di hadapan orang awam seperti orang pandai dan Ahli di bidangnya.

Tapi jika seseorang itu sudah masuk pada Tingkatan “Sholih/Kesholihan” maka Insya Alloh Pasti otomatis dia masuk golongan orang yang dikategorikan sebagai “Orang Alim”.

Untuk menjadi “Orang Alim” itu sangat mudah. Siapapun yang belajar dengan sungguh-sungguh dan tekun maka pada saatnya akan didapatlah predikat dan gelar “Orang Alim” tersebut. Dan memang sudah menjadi Hukumnya Alloh (Sunatulloh). Bahwa siapa pun yang belajar dengan sungguh2 maka dia akan mendapatkan/menemukan ilmu yang membuatnya disebut Oranng Alim..

Orang Alim Belum Tentu Orang Sholih

Akan tetapi Untuk menjadi orang yang “Sholih” maka tidak cukup hanya menjadi “Alim” serta pandai dan cerdas. Dalam beberapa riwayat diceritakan bahwa orang yang “Sholih” itu selain “Alim” mereka adalah orang2 yang menjaga Tingkah Laku/Khaliyahnya dalam kehidupan sehari2. Maka kalo kita bertafakkur sejenak ketika kita Sholat dan membaca Tahiyyat kita akan mendapati kalimat yang kita baca yang bunyinya “Wa Ala Ibadillahissolihin” bukan “Wa Ala IbadillahilAlimin”.

Jadi kesimpulan sementara saya karena saya masih belajar dan membuka2 beberapa literatur kitab kuning dengan perlahan2 memahaminya. Bahwa lebih mudah menjadi “Orang Alim” karena cukup dengan belajar dan tekun maka jadilah seseorang menjadi “Orang yang Alim”. Tapi untuk menjadi “Orang yang Sholih” selain harus belajar juga harus mengamalkan dan menjaga Laku/Khaliyah dari apa yang dia Ketahui/Alimi.

Seseorang bisa Alim di bidang Ilmu apa pun, bisa alim di bidang ekonomi, bisa alim di bidang matematika, bisa alim di bidang kedokteran. Bisa alim di bidang hukum, bisa alim di bidang perikanan dll. Tapi belum tentu orang yang Alim adalah termasuk golongan orang2 yang Sholih. Orang Sholih adalah orang2 yang menjaga dan menjalankan Syareatnya, Mendalami Thoriqohnya, Menancapkan Haqeqotnya, dan Mema’rifatkan Dirinya Kepada Alloh SWT.

Sekali lagi, itulah pemahaman sementara saya atas beberapa lliteratur kitab yang sampai saat ini masih saya pelajari. Saya kaji dan saya fahami dengan perlahan2, Jika ada yg salah dan keliru maka mohon dibenarkan. Harap maklum karena saya masih belajar dan sampai saat ini masih mengkajinya. Tapi sudah mendapatkan sedikit gambaran dan kesimpulan sementara tentang apa yg disebut golongan “Orang Alim” dan “Orang yang Sholih”.

Selamat Berkativitas sahabat2ku….,
Semoga Barokah Umure….
Barokah Rejekine…,
dan Barokah Anak Turune….,
Amin, Amin Ya Robbal Alamin….
Muhtar Ma’mun

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :