Bashar al-Assad Ambil Janji Pemerintahan Baru Suriah

Website Islam Institute

SURIAH TERKINIPemerintah Suriah tetap eksis meski selama 5 tahun berjuang mati-matian di bawah intimidasi keras kelompok-kelompok teroris takfiri (Wahabi) internasional yang memperoleh sokongan Barat, Israel dan sebagian negara-negara Timur Tengah. Saat ini para member kabinet pemerintahan baru Suriah sudah diambil janji konstitusional oleh Presiden Bashar al-Assad di istana negara.

Upacara pelantikan pemerintahan baru Suriah diselenggarakan di ibukota Suriah Damaskus pada Senin, 1/07/2016, menyusul keputusan yang dikeluarkan oleh Assad pada 22 Juni 2016. Pembentukan pemerintahan baru Suriah ini di bawah perdana menteri dari Menteri Listrik Suriah, Imad Khamis. Seperti ini laporan kantor berita legal Suriah, SANA.

 

 

Presiden Bashar al-Assad menjelaskan penduduk Suriah mempunyai “harapan tinggi” pada pemerintah baru Suriah, dan menambahkan bahwa kondisi sulit negara tanggung jawab ganda pada tiap-tiap member kabinet.

 Presiden Suriah itu Menegaskan kebutuhan untuk berurusan dengan penduduk secara transparan dan pada waktu yang sama menjaga info dari usaha yang dilaksanakan oleh pemerintah, bahkan kalau mereka gagal mewujudkan harapan mereka. Kejujuran dan transparansi diinginkan jadi landasan pemerintahan yang baru dilantik.

“Pendirian Media Nasional Penting mengatasi isu-isu yang diminati penduduk dan untuk mengatasi problem mereka bukan cuma jadi suara pemerintah,” SANA mengutip pernyataan Presiden Suriah.

Assad juga Menegaskan bahwa keadaan kehidupan penduduk wajib jadi “prioritas” bagi pemerintahan baru Suriah.

Presiden Suriah itu lebih detail menulis bahwa menerapkan struktur yang terang dan mekanisme kerja kementerian, liputan media secara transparan, dan menaikkan pembangunan administrasi bisa membantu mengurangi korupsi.

 

 

Di tempat lain pada upacara pelantikan para menteri baru, presiden Bashar al-Assad Menegaskan bahwa keadaan sulit akibat perang yang mencengkeram rakyat Suriah cuma membikin pemerintah Suriah lebih bertekad untuk melipatgandakan usaha mereka dalam menemukan jalan penyelesaian dan meringankan beban kesengsaraan penduduk akibat perang melawan teroris.

Kabinet pemerintahan baru Suriah terdiri dari 26 menteri dan 5 penasihat, membentuk kabinet pemerintahan keenam di bawah kepemimpinan Bashar al-Assad selaku presiden. (al/arn)

 

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.