Atwan: Syarat AS untuk Rekonstruksi Suriah Tidak Pragmatis

Atwan: Syarat AS untuk Rekonstruksi Suriah Tidak Pragmatis

Atwan: Syarat AS untuk Rekonstruksi Suriah Tidak Pragmatis

SURIAH – Abdel Bari Atwan, editor surat berita Rai al-Youm, menggarisbawahi bahwa keadaan yang ditetapkan oleh Washington untuk bermitra dalam rekonstruksi Suriah tidak didasarkan pada keadaan sebenarnya.

“AS, Inggris, Perancis, Jerman, Arab Saudi, Mesir, Yordania dan Staffan de Mistura, utusan spesial PBB untuk Suriah, sudah menetapkan syarat untuk Glosarium dalam rekonstruksi Suriah tidak realistis, khususnya pada waktu tatkala Pemerintah Suriah sudah menguasai lebih dari 85% negara (dari para teroris),” Atwan mecatat pada hari Minggu.

Dia menambahkan bahwa syarat negara-negara tersebut pada pemerintah Suriah untuk mengambil keputusan hubungan dengan Teheran ialah salah. Sebab itu, pemerintah Suriah sudah menolaknya sebelum eskalasi krisis dan itu pasti tidak akan diterima sesudah 7 tahun perang dan kemenangan atas teroris dengan sokongan Iran dan Hizbullah.

Tujuh negara bagian, kecuali Mesir, sudah memainkan peran dalam penghancuran Suriah dan sokongan untuk kelompok-kelompok teroris. Oleh sebab itu, mereka wajib merekonstruksi negara tanpa prasyarat, Atwan menyimpulkan.

AS pada Jumat merilis sudah memotong kisaran $ 230 juta uang stabilisasi ke Timur Laut Suriah dan menjelaskan bahwa biaya rekonstruksi global masa depan untuk negara itu Mengandalkan pada proses perdamaian yang dipimpin PBB.

Awal tahun sekarang, Presiden AS Donald Trump merilis ia ingin mundur dari negara yang dilanda perang itu. Diadukan pada akhir Maret bahwa dia membekukan lebih dari $ 200 juta biaya pemulihan ke Suriah.

Awal bulan ini, Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia Barat menjelaskan pihaknya memperkirakan ongkos kerusakan di negara itu sebesar $ 330 miliar, dengan  perkiraan $ 120 miliar ialah ongkos kerusakan material. [ARN]


Source by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.