Astaga! Zumi Zola Akui Pengurus PAN Minta Proyek Rp 100 Miliar. Begini Pengakuannya

Astaga! Zumi Zola Akui Pengurus PAN Minta Proyek Rp 100 Miliar. Begini Pengakuannya

Astaga! Zumi Zola Akui Pengurus PAN Minta Proyek Rp 100 Miliar. Begini Pengakuannya

Gubernur Jambi Zumi Zola duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (29/10/2018).(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola mengakui bahwa pengurus Partai Amanat Nasional ( PAN) meminta proyek infrastruktur senilai Rp 100 miliar di Jambi. Akan tetapi, permintaan itu belum sempat diwujudkan.

Hal itu dikatakan Zumi waktu memberikan Penjelasan selaku terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (29/10/2018).

“Yang sampaikan ke saya Asrul, tapi tidak terealisasi. Proyek senilai Rp 100 miliar yang mana juga saya tidak tahu,” kata Zumi.

Menurut Zumi, permintaan itu disampaikan kepadanya oleh orang kepercayaannya Asrul Pandapotan Sihotang. sebelum ini, Asrul lebih dulu diberi tahu oleh Ketua Fraksi PAN di DPRD Jambi, Supriyono.

Loading...
loading...

“Sesungguhnya Supriono mampu bilang langsung ke saya, jikalau ada acara partai. Padahal jumlahnya besar yang bukan dinilai ringan, tapi dia tidak pernah bilang langsung,” kata Zumi.

Jaksa lantas menanyakan apakah Zumi sempat menawarkan supaya pengurus PAN memperoleh proyek senilai Rp 50 miliar. Akan tetapi, Zumi membantah hal tersebut.

Zumi memastikan bahwa belum ada realisasi pemberian proyek untuk pengurus PAN. Zumi Zola didakwa menerima gratifikasi sebesar lebih dari Rp 40 miliar.

Zumi juga didakwa menerima 177.000 dollar Amerika Serikat dan 100.000 dollar Singapura.

Kecuali itu, Zumi juga didakwa menerima 1 unit Toyota Alphard. Zumi Disangka menerima gratifikasi dari bermacam rekanan dan konsultan proyek infrastruktur di Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam Perkara ini, Zumi Zola juga didakwa menyuap 53 member DPRD Provinsi Jambi. Zumi Disangka menyuap para member Dewan senilai total Rp 16,5 miliar.

(kompas/ suaraislam)

Loading...


Shared by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :