Astaga! Sedang Kalap, Neno Warisman dan Gerombolannya Demonstrasi Ganti Presiden di Depan Gerai Martabak Markobar

Astaga! Sedang Kalap, Neno Warisman dan Gerombolannya Demonstrasi Ganti Presiden di Depan Gerai Martabak Markobar

Neno Warisman memimpin pernyataan sikap sejumlah peserta demonstrasi yang menamakan dirinya Relawan Nasional 2019 Ganti Presiden. Pernyataan sikap itu bunyinya intinya mereka prihatin atas kemiskinan, ketidakadilan, ketidakberpihakan, dan ancaman kepada kedaulatan, serta krisis kepemimpinan yang terjadi ketika ini. Ujung-ujungnya ya jualannya seperti biasalah soal Ganti Presiden di 2019.

Lucu juga sesungguhnya jika dilihat-lihat kelakuan Neno dan para peserta demonstrasi ini. Bayangkan, di atas situ ada laki-laki yang ikut berdiri dari kendaraan komando. Pesertanya pun tidak sedikit laki-laki. Tetapi mereka dipimpin Neno yang wanita. Padahal Anda tahu sendiri kan kelompoknya Neno ini paling hobi juga jika ada calon kandidat berjenis kelamin wanita dari lawan politiknya mereka bakal berteriak bahwa wanita nggak boleh jadi pemimpin. Tetapi ya ternyata para laki-laki itu manut-manut saja dipimpin Neno. Jangan-jangan jika di rumah juga mereka ini takluk dan tunduk tiada daya di depan istrinya masing-masing #eh.

Orasi Neno itu ya buat saya omong kosong. Lha mereka itu membahas soal Pemilu yang harusnya luber jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil). Lha Anda apa telah lupa kasus guru yang dicopot gara-gara nyoblos Ridwan Kamil di sebuah SDIT di Bekasi? Masa nggak sanggup menebak kira-kira arahan dari sekolah itu gurunya disuruh menyoblos calon dari partai apa? Makanya si Partai lalu minta supaya problem ini nggak diperpanjang. Ini saja telah bukti jika omongan Neno itu bullshit. Ini belum lagi pengalaman di DKI Jakarta kemarin, orang mati saja masih dijahati sama mereka cuma sebab pilihan politik. Sama orang yang telah nggak sanggup ngapa-ngapain saja mereka jahat, bagaimana sanggup mereka kita percaya menerapkan perihal luber jurdil itu ke yang masih hidup?

Apalagi jika telah bicara soal kedaulatan dan keberpihakan. Lha sikap mereka dan pola kampanye SARA itu saja telah merupakan hal yang sanggup mengancam kedaulatan. Terus mereka teriak-teriak seakan sanggup memberi jalan keluar dan mengatasi problem? Lha sumber masalahnya saja dari mereka sendiri kok. Mereka juga yang berpihak cuma pada kelompoknya saja. Sesama kebanyakan jika ndak sepaham dengan mereka juga nggak bakal dinilai.

Terus lho ya, tujuannya demonstrasi di depan Markobar itu apa? Kita tahu kan Markobar itu brand martabak alias jelas bulan alias kue Bandung milik Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi. Lha memangnya Markobar itu salah apa sama kalian sampai ikut-ikutan di demonstrasi?

Mau jika ganti usaha-usaha milik gerombolan yang getol menyuarakan #GantiPresiden2019 yang didemo? Ah jika usaha mereka mah nggak usah didemo, cukup jika kita tahu mereka penyokong PKS dan gerombolannya Neno ini ya nggak usah dibeli lagi di sana. Saya saja sekarang nggak mau lagi beli barang di online shop yang kemarin menyokong 212. Males! Kok seperti nggak ada penjual lainnya saja.

Tetapi nggak apa-apa, kelakuan Neno ini malah promosi gratis buat Markobar. Biasanya jika ada brand yang habis diusik oleh mereka maka penjualannya makin laris dan ramai. Lagipula Gibran itu malah lebih terang upayanya mengentaskan kemiskinan dengan dia membuka bisnis seperti ini walaupun bisnisnya nggak sementereng anak pejabat lainnya. Kok sanggup?

Ya sekarang hitung dong, cabang Markobar se-Indonesia ada berapa. Hitungan total karyawannya ada berapa. Lantas bayangkan tiap hari berapa perputaran uang yang lewat dari mulai produsen bahan baku, supplier, sampai ke pembeli Markobar. Hitung juga berapa tukang ojek online yang ikutan dapat rejeki sebab diorder pelanggannya demi membelikan martabak di sana. Kesannya sepele tapi rantai ekonominya cukup panjang bukan?
Lha jika Neno ngapain? Nenonya mah demi buat aksi pasti ada yang membantu pendanaannya, nggak mungkin nggak. Lha yang ngikut itu? Paling mentok dapat kaos dan nasi bungkus, nggak bakal kaya juga malah waktunya terbuang percuma.

Sepertinya kelakuan edan seperti ini bakal makin menjadi-jadi pemirsa, maklum mereka sedang kalap dan pusing. Pokoknya buat ribut saja dulu dan sounding ke masarakat buat ganti Presiden, itu yang ada di kepala mereka. Kita lihat saja sambil memantau, yang penting pastikan #2019TenggelamkanPKS dan #Jokowi2Periode. Oke?

By the way, saya jadi pengen beli Markobar…

(suarasosmed.com/ suaraislam)


Source by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOMENTAR: Jika ada artikel yang salah, dll, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.