AS – Korsel Sebar Rudal THAAD Acuhkan Protes China

SEOULKorea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) sudah bersepakat untuk menyebar sistem pertahan rudal THAAD di Korsel untuk melawan ancaman senjata nuklir Korea Utara (Korut). Kesepakatan ini sekaligus melalaikan China yang keberatan atas rencana penempatan sistem rudal tersebut.

Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan Korsel dan Departemen Pertahanan AS menjelaskan, The Terminal High Altitude Area Defense atau THAAD ialah sistem anti rudal yang akan dipakai cuma selaku penjagaan kepada kesanggupan rudal nuklir dan balistik Korut.

“Ini ialah keputusan penting. Korut terus mengembangkan rudal balistik dan senjata pemusnah massal membikin aliansi bersikap hati-hati, sistem pertahanan rudal ini diperlukan untuk menyokong tindakan penjagaan,” kata Jenderal Vincent Brooks, Komandan prajurit AS di Korsel seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (9/7/2016).

sebelum ini, Kementerian Luar Negeri China mendesak AS untuk menghentikan pengiriman sistem pertahanan udara tersebut. Menurut Negeri Tirai Bambu itu, pengiriman THAAD cuma akan memperburuk situasi yang memanas di wilayah.

“Penyebaran sistem pertahanan udara nggak mempunyai manfaat apapun untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di semenanjung Korea dan secara serius akan membahayakan keamanan negara di wilayah, termasuk China,” kata kementerian itu.

 

 

 

Penduduk Korea Selatan Protes Penyebaran Sistem Rudal THAAD

 

 Ribuan penduduk Korea Selatan memprotes penyebaran sistem rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan (Korsel). Sedemikian laporan surat berita Korea Times.
Sedikitnya ada 3.000 penduduk di Chilgok County, bagian situs yang kemungkinan akan jadi tempat ditempatkannya sistem rudal THAAD, melaksanakan unjuk rasa menolak rencana penempatan sitem rudal tersebut.

“Kami menentang THAAD di wilayah kami. THAAD juga akan membahayakan perekonomian daerah,” kata politisi lokal menyampaikan penolakannya kpd Kepala Daerah setempat, Baek Seon-gi seperti disitir dari Sputnik, Minggu (10/7/2016).

Korsel dan AS mengumumkan, mereka setuju untuk menyebarkan sistem rudal THAAD untuk melawan ancaman rudal Korea Utara (Korut). Sistem rudal THAAD didesain untuk mencegat rudal balistik pendek, menengah dan intermediate.

seusai pengumuman Korsel dan AS itu, Kementerian Luar Negeri Rusia dan Cina mengumumkan bahwa perjanjian untuk menyebarkan sistem rudal THAAD akan mempunyai dampak yang terlalu buruk pada stabilitas strategis global.  (al/sn)

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :