AS Ingin Perketat Sanksi kepada IRIB

AS Ingin Perketat Sanksi kepada IRIB

Amerika Serikat berniat memperketat sanksi kepada Lembaga Penyiaran Nasional Republik Islam Iran (IRIB) untuk menyokong kelompok anti-Iran di Kongres.

Seperti dikutip Washington Free Beacon, Jumat (20/7/2018), para pembangkang dan penentang pemerintah Iran di Kongres mendesak Menteri Luar Negeri Mike Pompeo untuk mengakhiri keputusan strategi, yang sudah melarang sanksi AS kepada IRIB.

Kelompok anti-Iran meminta Pompeo dengan segala cara untuk melarang penyiaran program-program IRIB di luar negeri.

Siaran satelit IRIB sudah jadi penghalang serius untuk memperluas kerusuhan potensial, yang diinginkan oleh pemerintah AS dan pembangkang.

Loading...
loading...

Menurut laporan sejumlah media, IRIB dikenakan sanksi AS semenjak tahun 2013, tetapi eks Presiden Barack Obama dan Presiden Donald Trump sudah menangguhkan penyelenggaraan sanksi dengan menyetujui pengecualian sanksi tiap-tiap 180 hari.

Waktu masa perpanjangan penangguhan sanksi jatuh tempo pada Januari lalu, surat berita The Guardian mengakui bahwa Trump Nggak akan menyetujui dokumen perpanjangan penangguhan sanksi untuk IRIB dan mengaktifkan sanksi kepada lembaga tersebut.

Program yang disiarkan oleh sejumlah jaringan televisi dan radio IRIB mempunyai pengaruh di seluruh dunia dan para pemimpin Amerika Nggak mentoleransi penyiaran program-program ini.

Ketika ini, 12 jaringan televisi dan 34 stasiun radio dalam berbagai bahasa dunia aktif mengudara di bawah Divisi Luar Negeri IRIB. (RM)

Loading...

Source by Hakim Abdul

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

KOLOM KOMENTAR ANDA :