AS Galau atas Kemenangan Prajurit Suriah di Kota Nubl

Prajurit Suriah sukses mendobrak pengepungan kota Nubl dan Al-Zahra. AS galau atas kemenangan serdadu Suriah di Kota Nubl dan Al-Zahra tersebut….

Islam-Institute, DAMASKUS – Jenderal Komando Angkatan Darat dan Angkatan Bersenjata Suriah menjelaskan bahwa serdadu Suriah dan gerakan perlawanan Hizbullah mulai mendekati kota Nubl dan Al-Zahra di Aleppo, yang sudah terkepung selama 3 tahun oleh teroris ISIS dan kubu teroris lainnya, sedemikian kantor berita resmi Suriah SANA memberitahukan.

Dalam sebuah pernyataan kpd SANA, Dia juga menjelaskan kemenangan angkatan bersenjata dalam serangkaian operasi angkatan bersenjata sukses membangun kontrol atas beberapa kota dan desa di pedesaan utara Aleppo, yang akhirnya sukses mendobrak pengepungan dari dua kota tersebut.

Kantor berita SANA juga mengutip sumber angkatan bersenjata yang memberitahukan bahwa pertempuran sengit terus terjadi, dan sejumlah teroris mati dalam bentrokan berat itu.

Komando Angkatan Darat dan Angkatan Bersenjata Suriah juga menerangkan bahwa pembebasan dua kota ini dari pengepungan teroris terlalu penting, sebab akan memotong rute pasokan teroris dan senjata yang berasal dari tapal batas negara Turki.

Pernyataan tersebut juga menambahkan bahwa dengan membebaskan dua kota tersebut, maka para teroris akan balik terkepung dan tidak dapat menyelamatkan diri ke Turki.

sebelum ini kelompok-kelompok teroris dengan sokongan Turki dan Barat berusaha merebut dua kabupaten tersebut, bahkan roket dan mortir hampir tiap-tiap hari menghujani dua kabupaten itu.

Nubbul dan Al-Zahra ialah dua kabupaten yang terkepung oleh para teroris selama 3 tahun terakhir. Para teroris berusaha merebut dua kota kunci tersebut, tapi perlawanan ulet dari warga kota itu sukses mematahkan ambisi mereka.

Nubbul dan Al-Zahra ialah dua kabupaten yang terputus dari dunia luar semenjak diblokade oleh teroris. Selama 40 bulan lebih kota itu tidak memperoleh sokongan kemanusiaan, dan sampai sekarang belum diketahui nasib warga di dua kabupaten tersebut.

 

 AS Galau atas Kemenangan Prajurit Suriah

Menteri Luar Negeri Amerika mempertunjukkan ketidaksenangannya atas patahnya blokade teroris dukungannya di kota Nubl dan Al-Zahra.

Loading...
loading...

Kamis (4/02), sesudah berita kemenangan serdadu Suriah dan gerakan perlawanan Hizbullah dalam membasmi sel-sel teroris yang mengepung dua kota kunci Nubl dan Al-Zahra, Menteri Luar Negeri Amerika angkat bicara dengan menuduh Suriah dan Rusia berusaha menuntaskan konflik di negara itu dengan operasi angkatan bersenjata, dan berusaha menggagalkan dialog yang sedang berlangsung di Jenewa.

John Kerry menjelaskan, “lanjutan operasi angkatan bersenjata yang dikerjakan oleh Suriah dengan sokongan serbuan udara Rusia, terang mempertunjukkan bahwa Moskow dan Damaskus sedang mengejar penyelesaian konflik dengan cara angkatan bersenjata, dan bukan dengan jalan keluar politik,” sedemikian kata John Kerry bernada nggak terima atas kemenangan serdadu Suriah.

Nubl dan Al-Zahra ialah dua distrik yang semenjak 3 tahun lalu berada dalam kepungan para teroris. Akan tetapi, para teroris mesti berhadapan dengan keuletan dua warga kota tersebut, yang mempertahankan dan melaksanakan perlawanan berani sampai dua kota kunci itu nggak dapat ditaklukan.

Para teroris begitu bersemangat menaklukan dua kota tersebut, sebab dua kota tersebut ialah jalur yang menghubungkan ke Turki dan jalur pasokan senjata dan logistik ke Aleppo dan kota-kota lain yang dikuasai ISIS. Maka dengan jatuhnya dua kota tersebut, terputuslah pasokan senjata dan logistik ke barak-barak teroris yang ada di Suriah.

Pada tahun 2011,  warga kota Nubl berjumlah 40 ribu orang dan 30 ribu orang warga kota Al-Zahra, yang kebanyakan dari mereka ialah para pemuda. Sumber setempat menyebutkan 160 warga kota Nubl dan 140 warga kota Al-Zahra gugur syahid selama pengepungan dua kota tersebut. Sementara, hitungan total luka-luka mencapai 220 dari warga kota Nubl dan 120 dari warga Al-Zahra, 45 orang juga diadukan sudah diculik oleh para teroris dan 5 orang lainnya nggak diketahui nasibnya. Selain itu, 75 keluarga dari kota Nubl dan 40 keluarga dari Al-Zahra sudah meninggalkan rumah-rumah mereka.

Pengepungan selama 40 bulan sudah menyebabkan warga kota itu berada dalam kerepotan pangan dan obat-obatan. Warga dua distrik Nubl dan Al-Zahra dengan dimulainya pengepungan oleh para teroris, mereka membentuk komite populer dan angkatan bersenjata untuk mempertahankan dan melaksanakan perlawanan kepada para teroris yang ingin merebut kota mereka.

Walaupun warga Nubl dan Al-Zahra berada dalam tekanan, mereka tetap percaya dapat memenangkan perlawanan ini, sampai akhirnya dengan sokongan Allah pada Rabu (3/02) serdadu Suriah sukses mendobrak blokade teroris dan masuk ke dua kota tersebut.

Pada Kamis (4/02), Komandan Angkatan Darat Suriah mengumumkan bahwa kota Nubl dan Al-Zahra sudah dibebaskan sepenuhnya dari kepungan teroris.  (ARN/AU/Alalam/SN/sott)  

loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :