AS Ciptakan Dalil ‘Konyol’ untuk Terapkan Sanksi Baru Kepada Rusia

AS Ciptakan Dalil ‘Konyol’ untuk Terapkan Sanksi Baru Terhadap Rusia

AS Ciptakan Dalil ‘Konyol’ untuk Terapkan Sanksi Baru Kepada Rusia

MOSKOW – Kementerian Luar Negeri Rusia menjelaskan Amerika Serikat melemparkan “tudingan menggelikan” kepada seorang perempuan Rusia sebab Disangka mempengaruhi pemilihan kongres AS yang akan datang, dan Menegaskan bahwa Washington tengah menciptakan dalih untuk menjatuhkan sanksi lebih detail kepada Moskow.

Pada hari Jumat, Departemen Kehakiman AS mendakwa Elena Alekseevna Khusyaynova, 44, sebab Disangka memainkan peran keuangan kunci dalam planning yang Disokong Moskow untuk melaksanakan “perang info” kepada Amerika Serikat, termasuk usaha yang tengah berlangsung yang dimaksudkan untuk mempengaruhi pemilihan member parlemen jangka menengah, yang Direncanakan pada 6 November.

Masyarakat Rusia secara legal dituntut dalam dakwaan berpartisipasi dalam konspirasi melalui penanganan biaya yang dipakai untuk membayar troll online untuk memposting komentar dalam usaha “menabur perselisihan kepada sistem politik AS dan untuk merusak kepercayaan pada lembaga demokrasi kita.”

Dalam sebuah pernyataan yang diumumkan pada hari Sabtu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov mengkritik keras “tudingan menggelikan” kepada Khusyaynova, menjelaskan satu-satunya target dari “bukti yang menggelikan” yang diberikan oleh pemerintah AS hanyalah untuk menampar Moskow dengan babak baru sanksi.”

Dia juga dengan keras Tidak mau tudingan itu selaku “kebohongan yang mencolok,” yang Adalah bagian dari “kampanye fitnah yang memalukan” melawan Moskow, dan mengkritik keras Washington sebab menyaksikan “tangan Moskow” yang mistis dalam urusan internalnya.

Loading...
loading...

Ryabkov menambahkan bahwa politisi Amerika berkeinginan mempergunakan dakwaan kepada Rusia untuk memperoleh di atas tangan dalam “perkelahian antar-partai” menjelang Pemilihan Umum yang akan datang.

“Sementara memamerkan kebencian kepada Rusia dan melihat rendah semua dunia, mereka cuma akan berhadapan dengan keteguhan yang lebih keras,” lanjutnya.

Aktifitas yang Disangka dikaitkan dengan Khusyaynova ialah bagian dari apa yang disebut Washington selaku usaha strategis Rusia untuk ikut campur dalam pemilihan di Amerika Serikat, termasuk pemilihan presiden tahun 2016 yang membawa Presiden Donald Trump berkuasa, dan ujian tengah semester yang akan Hadir.

Moskow beberapa kali membantah tuduhan-tuduhan intervensi dalam proses demokrasi negara-negara lain, dan mengabaikannya selaku bagian dari kampanye “Russophobia” yang dijalankan oleh Barat. [ARN]


Arrahmah News
Shared by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *