AS Bohong, Ternyata Komandan ISIS Omar Al Shishani Masih Hidup

Loading...

AS terbukti ngibul lagi, ternyata komandan ISIS Abu Omar Al-Shishani Masih Hidup, petinggi teroris ISIS ini cuma cedera ….

 

 

Islam-Institute, DAMASKUS – Seorang pejabat di pertahanan AS sebelumnya mengakui bahwa Omar Al-Shishani, komandan berpangkat tinggi dari kubu teroris ISIS mati dalam serbuan udara AS di Suriah. Akan tetapi Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia menjelaskan Omar Al Shishani selamat dari serbuan itu dan masih hidup. (Baca juga: Abu Omar Shishani Dikabarkan Tewas di Al Shadadi – Hasakah, Suriah)

“Dia tak mati,” Rami Abdel Rahman, direktur organisasi Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris, menjelaskan ke AFP, pada Rabu (9/03).

Para pejabat Amerika menjelaskan ke berbagai media dan kantor berita pada keadaan anonimitas, bahwa komandan Takfiri itu sudah menajdi ditarget dalam serbuan udara di dekat kota al-Shaddadi, terletak di selatan provinsi Hasakah di timur laut Suriah, pada Jumat lalu. Seorang pejabat bahkan lebih jauh, menjelaskan, ia sudah “mati”.

Direktur kubu monitoring pro-oposisi menolak tudingan itu, dan menjelaskan Abu Omar Al-Shishani “cedera parah” dan dibawa ke sebuah RS ISIS di Raqqa.

Dia dibawa dari provinsi Hasakah ke RS di provinsi Raqqa, ia dirawat oleh dokter asal Eropa”, katanya.

Pada bulan September 2014, Departemen Keuangan AS menambahkan Shishani berbarengan dengan 10 anggota milisi lain ke dalam daftar teroris Internasional.

Pada hari Selasa, juru bicara Pentagon Peter Cook menyebut Shishani selaku “pemimpin teruji dengan pengalaman memimpin ISIS (IS) di berbagai wilayah Irak dan Suriah”.

Departemen Luar Negeri AS sudah menetapkan hadiah $ 5 juta untuk kepala komandan ISIS ini.

loading...

Sementara itu, milisi Kurdi tak menyaksikan bukti kematian bagian pemimpin dari kubu teroris ISIS, termasuk Abu Omar al-Shishani, seorang pejabat pertahanan Kurdi Suriah di provinsi Hasakah, Nasser Haji Mansour, menjelaskan ke RIA Novosti.

“Kami membersihkan al-Shaddadi dan daerah sekitarnya dari anggota milisi ISIS, tapi sejauh ini kami tak menyaksikan ada bukti [al-Shishani] mati, bahkan kita tak mempunyai bukti bahwa berada di sini sama sekali tatkala serbuan itu dilaksanakan oleh AS”, kata Mansour RIA Novosti.

Siapa Abu Omar Al-Shishani?

Abu Omar Al Shishani dikenal dengan jenggot merah. Abu Omar al-Shishani sebelumnya pernah jadi anggota angkatan bersenjata elit Georgia.

Al Shishani nama aslinya ialah Tarkhan Tayumurazovich Batirashvili, lahir di Georgia pada tahun 1986. Dia juga dikenal selaku Omar Chechnya, dia diadukan berjuang berbarengan angkatan bersenjata Georgia selama perang singkat melawan Rusia pada tahun 2008.

Georgia bereaksi kepada laporan awal mengenai hal kematiannya, dan menjelaskan masih sulit percaya dengan berita itu.

“Info mengenai hal kematiannya diumumkan pagi ini, tapi masih belum ada konfirmasi resmi. Kami secara aktif menjaga kontak dengan pemerintah Amerika, dan kami diberitahu pagi ini mengenai hal kemungkinan Batirashvili mati. Akan tetapi, saya ulangi bahwa ini hanyalah sebuah probabilitas”, kata Menteri Pertahanan Georgia Tinatin Khidasheli ke awak media di ibukota Tbilisi, Rabu (9/03).

Pada tahun 2007 sampai 2010, Batirashvili terikat kontrak dengan pasukan Georgia selama perang di Ossetia Selatan, menurut media Georgia. Dia diberhentikan sebab jatuh sakit tuberkulosis, lantas ditahan kerena kepemilikan senjata.

seusai dibebaskan bersyarat pada tahun 2012, ia berkoalisi dengan teroris takfiri di Suriah. (AL/ARN)

 

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :