Araqchi: Perundingan Wina Manifestasi Keterkucilan AS di Dunia

Araqchi

Araqchi: Perundingan Wina Manifestasi Keterkucilan AS di Dunia

Deputi menteri luar negeri Republik Islam Iran, Sayid Abbas Araqchi menilai sidang terbaru komisi berbarengan Rencana Aksi Bersama-sama Komprehensif (JCPOA) selaku pertunjukan nyata keterkucilan Amerika Serikat di tingkat internasional.

Abbas Araqchi Selasa (10/7) dalam wawancaranya dengan IRNA menambahkan, di sidang ini digulirkan sejumlah mekanisme operasional di bagian perbankan dan minyak yang juga ditekankan oleh seluruh menlu yang terlibat di perundingan ini. Di antara mekanisme tersebut ialah pencabutan dolar di transaksi Iran dan mitra ekonominya. Menurut Araqchi mekanisme ini wajib secepatnya dijalankan.

 

“Statemen akhir sidang komisi berbarengan JCPOA tingkat menlu anggota kesepakatan nuklir dari sisi politik sebuah statemen kuat dalam menerangkan tekad anggota demi mempertahankan JCPOA dan bentuk perlawanan dari tekad AS demi menghancur-leburkan kesepakatan nuklir ini serta menerapkan kembali sanksi terhadap Tehran,” papar Araqchi.

JCPOA

 

Loading...
loading...

Araqchi juga menekankan, yang terpenting bagi Republik Islam Iran ialah implementasi tekad ini sebagai jalan penyelesaian praktis di mana kepentingan Tehran diadopsi serta berbagai bagian ekonomi khususnya minyak dan perbankan terjamin.

 

Ia menerangkan, wajar kalau pada akhirnya harapan Tehran dari usaha negara anggota JCPOA lainnya ndak terpenuhi, maka Iran mempunyai pilihan mempergunakan kemampuannya demi berhadapan dengan saban keadaan.

 

Sidang pertama komisi berbarengan JCPOA tingkat menlu pasca keluarnya AS dihelat hari Jumat dengan dihadiri menlu Iran, Jerman, Perancis, Inggris, Cina dan Rusia serta Ketua Keputusan strategi Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini di Wina. (MF)

 

 

Loading...

Source by Hakim Abdul

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *