Arab Saudi Masih Gunakan Senjata Terlarang untuk Serang Yaman

Arab Saudi Masih Gunakan Senjata Terlarang untuk Serang Yaman

Arab Saudi Masih Gunakan Senjata Terlarang untuk Serang Yaman


Juru Bicara Angkatan bersenjata Yaman

SANA’A – Jubir Angkatan Bersenjata Yaman menjelaskan bahwa gabungan angkatan bersenjata pimpinan Saudi terus mempergunakan senjata yang dicegah secara internasional, khususnya bom curah, dalam pemboman udara ke lingkungan perumahan di Yaman meski sudah ada  kecaman global kepada pemanfaatan amunisi semacam itu oleh Arab Saudi dan sekutu-sekutunya.

Baca: KEJAHATAN PERANG! Saudi Masih Gunakan Bom Cluster dalam Agresi ke Yaman

Berbicara pada konferensi pers di ibu kota Sana’a pada hari Senin (03/12), Brigadir Jend. Yahya Saree mengumumkan bahwa aliansi angkatan bersenjata yang dipimpin Saudi sudah melaksanakan 350 serbuan udara di semua Yaman, khususnya di provinsi barat laut dan barat Sa’ada yang bergunung-gunung serta provinsi pesisir Hodeidah, selama sepuluh hari terakhir.

Ia menambahkan bahwa serbuan itu sudah mengakibatkan kematian dan cedera puluhan penduduk sipil, serta menghancur-leburkan rumah-rumah penduduk,  khususnya di provinsi Hodeidah.

Baca: Angkatan bersenjata AS Batalkan Larang Pemanfaatan Bom Cluster

Saree lebih detail menulis bahwa serbuan udara gabungan Saudi sudah berfokus pada lingkungan timur dan selatan kota Hodeidah, menyebabkan kerusakan besar pada pabrik-pabrik dan gudang-gudang disana.

Pejabat angkatan bersenjata senior Yaman itu meneruskan dengan menjelaskan bahwa Saudi dan sekutu-sekutunya terus menargetkan penduduk dengan bom curah (bom cluster) dan senjata yang dicegah secara internasional di provinsi utara Sa’ada dan Hajjah, menyebabkan 1.124 orang meninggal dan 1.665 lainnya cedera.

Baca: Letusan Bom Cluster Saudi di Saada Telan Korban Anak kecil

Saree mempertunjukkan bahwa sebagian besar korban ialah bocah kecil, dan sebagian besar bom curah itu dibuat di Amerika.

Ia menjelaskan bahwa serdadu Yaman dan sekutu dari Komite Populer sudah sukses menggagalkan lebih dari 50 serbuan di tapal batas selama 10 hari terakhir. (ARN)


Arrahmah News
Shared by Muhammad Zuhdi

You might like

About the Author: Muhammad Zuhdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.