Arab Saudi Kepung Kota Qatif Pasca Eksekusi Sheikh Nimr Al-Nimr

Loading...

Situasi Memanas di kota Qatif Pasca Eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr. Arab Saudi sudah mengeksekusi 47 orang pada hari Sabtu atas tudingan terorisme, termasuk Sheikh Nimr al-Nimr.

 

Islam-Institute, RIYADH – Warga di provinsi Timur Arab Saudi tumpah ruah ke jalan-jalan di kota Qatif pada hari Sabtu (2/1/16) kemarin selaku reaksi atas eksekusi seorang ulama Syiah ternama, Sheikh Nimr al-Nimr oleh kerajaan Arab Saudi. Pemerintah Riyadh menyampaikan sejumlah pasukan angkatan bersenjata ke wilayah itu  dengan dalih untuk melarang kemungkinan pemberontakan.

Panggilan untuk aksi protes rakyat di kota Qatif, kota kelahiran Sheikh Nimr al-Nimr, melonjak di halaman media sosial sesudah Riyadh mengumumkan eksekusi pemimpin ulama Syiah tersebut.

Halaman Twitter al-Qatif Mobasher yang meliputi perkembangan di Qatif dan secara luas diikuti di bagian Timur Arab Saudi mengeluarkan seruan publik supaya melaksanakan pemberontakan rakyat di kota bagian Timur tersebut sesudah eksekusi sungguh-sungguh dilaksanakan pihak kerajaan.

Pemerintah Riyadh sudah mengirimkan sejumlah besar kendaraan lapis baja ke Qatif untuk menekan aksi protes dan kemarahan warga Qatif atas eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr.

“Rezim Saudi takut akan terjadinya pemberontakan rakyat besar-besaran, khususnya di daerah-daerah dengan kebanyakan warga Syiah di Timur Arab Saudi sesudah eksekusi Sheikh Nimr, karenanya kerajaan sudah mengirimkan ratusan kendaraan lapis baja ke provinsi tersebut,” situs berita al-Ahd yang berbahasa Arab mengabarkan.

Pada hari Sabtu Arab Saudi mengumumkan eksekusi kepada ulama Syiah terkenal Sheikh Nimr al-Nimr.

Arab Saudi sudah mengeksekusi 47 orang pada hari Sabtu atas tudingan terorisme, termasuk Sheikh Nimr al-Nimr. Kementerian Dalam Negeri Arab saudi menjelaskan dalam sebuah pernyataan. sebagian besar dari mereka yang dieksekusi dikatakan terlibat dalam serangkaian serbuan yang dilaksanakan oleh Al-Qaeda antara 2003 dan 2006. 45 dari mereka yang dieksekusi ialah kebangsaan Saudi, satu dari Chad, dan satu Mesir.

loading...

 

 

Riyadh mengerahkan pasukan dan kendaraan lapis baja ke kota Qatif 

Sebuah laporan Press TV mengumumkan bahwa waktu ini, Sabtu (2/1), pemerintah Riyadh tengah mengerahkan sejumlah pasukan dan kendaraan lapis baja ke kota Qatif di provinsi Timur kerajaan Saudi, menyusul eksekusi yang dilaksanakan kepada ulama asal kota Qatif, Sheikh Nimr al-Nimr.

Keputusan eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr sendiri membikin terkejut pihak-pihak terdekat beliau terutama keluarga. Saudara Sheikh Nimr, Mohammad, mengutuk keputusan Riyadh tersebut dan menyebut eksekusi ini ialah sebuah respon buruk atas tuntutan demokrasi yang diusulkan sang ulama.

Seterusnya ia mengungkapkan harapan bahwa reaksi yang akan timbul atas kematian Sheikh Nimr akan berupa reaksi damai dan ndak ada lagi pertumpahan darah.

loading...

“Sheikh Nimr mempunyai kedudukan tinggi di warga dan di dalam warga Muslim pada umumnya, ndak diragukan lagi bahwa pasti akan ada reaksi,” ungkap Mohammed al-Nimr ke Reuters, menambahkan, “Kami menginginkan bahwa reaksi apapun akan terbatas pada kerangka damai … telah cukup dengan pertumpahan darah. ”

Bagaimanapun juga, daftar mereka yang dieksekusi pada hari Sabtu ini, ndak termasuk Ali Mohammed Baqir al-Nimr, keponakan Sheikh al-Nimr al-Nimr yang juga sudah dijatuhi hukuman mati atas tindakannya turut serta dalam unjuk rasa damai anti-rezim di tahun 2012, waktu ia masih berumur 17 tahun.

Beberapa Negara dan badan HAM sudah menyeru Saudi untuk menghentikan eksekusi Ali Mohammed Nimr. (AL/ARN)

 

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :