Arab Saudi Evakuasi Warganya Dekat Tapal batas negara Yaman

Loading...

YAMAN – Arab Saudi terpaksa mengevakuasi warganya di wilayah Jizan. seusai pasukan Yaman sukses maju lebih dalam ke wilayah Arab Saudi dalam merespon perang Riyadh pada negara mereka. Arab Saudi waktu pertama kali menyerbu Yaman nggak pernah berpikir perang akan berlangsung lama. Dengan menghabiskan ongkos ongkos yang amat besar samapi-sampai Saudi dikabarkan bangkrut gara-gara ambisi perangnya di Yaman.

Sementara itu kantor berita Khabar News Agency memberitahukan perkembangan pada hari Jumat, dengan sebuah rekaman video. Yang mempertunjukkan personil angkatan bersenjata Saudi berdebat dengan warga setempat yang menolak dievakuasi atau menolak meninggalkan rumah mereka.

Laporan itu menjelaskan desa dan kota yang dievakuasi ialah yang terkena dampak urutan paling dekat dengan tapal batas negara Yaman.

 

 

Angkatan bersenjata Saudi sudah mengancam kewarganegaraan warga setempat. Dan membatalkan dokumen dan wisata kalau mereka menolak untuk meninggalkan desa atau kota dekat tapal batas negara. serdadu Saudi juga sudah dikerahkan ke wilayah pemukiman di wilayah tersebut untuk mencegah eskalasi serbuan.

Beberapa aktivis menjelaskan rezim Saudi sudah memotong akses warga lokal kepada sumber makanan. Dan tempat penampungan air dan membatasi kebebasan bergerak mereka.

Pasukan Yaman dan pejuang Houthi Ansarullah di Yaman sudah membalas serbuan Arab Saudi di dalam wilayah mereka. Dalam beberapa pertempuran, pasukan Yaman dan pejuang Yaman sukses mendesak mundur pasukan Saudi ke tapal batas negara.

loading...

Semenjak Maret 2015 Arab Saudi berbarengan beberapa negara koalisinya di Timur Tengah menyerbu negara Yaman. Beberapa korban berjatuhan dario bocah-bocah dan perempuan serta orang lanjut usia.  Belakangan ini beberapa pihak mulai menuntut keadilan atas kejahatan perang Yaman yang dikerjakan oleh Saudi.

Video Proses evakuasi di wilayah Jizan tapal batas negara dekat Yaman, evakuasi penduduk Arab Saudi…, beberapa dari penduduk menolak evakuasi….

 

 

Simpan

Simpan

loading...

Simpan

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :