Arab Saudi Diultimatum Supaya Tinggalkan Yaman dalam 72 Jam

Website Islam Institute

Yaman Keluarkan Ultimatum 3 Hari untuk Arab Saudi Supaya Tinggalkan Yaman

Riyadh mengakui bahwa pihaknya membombardir posisi pejuang Ansharullah, pada kenyataannya jet-jet perang Arab Saudi malah menyasar pemukiman penduduk Yaman dan infrastruktur sipil termasuk yang baru saja terjadi, yaitu menyasar sebuah panti asuhan.

Islam-institute.com, SANA’A – Laporang Perang Yaman Terkini bahwa seorang komandan senior di Yaman pada hari Sabtu (5/9/2015) kemarin, mengumumkan bahwa Tentara Yaman dan Tentara Rakyat sudah memberi ultimatum ke para agresor pimpinan Saudi untuk cepat mudur dari wilayah pendudukannya di Yaman dalam waktu 72 jam.

“Arab Saudi dan sekutunya mempunyai waktu 3 hari untuk meninggalkan Yaman, kalau tidak, maka mereka akan berhadapan dengan operasi angkatan bersenjata berskala besar dalam hari-hari yang akan datang,” ungkap komandan tinggi angkatan bersenjata Yaman ke FNA.

Komandan Yaman tersebut dalam pernyataannya memuji operasi unik dari Tentara unit rudal di wilayah al-Safer yang merenggut nyawa setidaknya 45 serdadu UEA, lebih dari 16 serdadu Saudi dan 5 serdadu Bahrain.

Ia menulis bahwa UEA sudah mengirimkan serdadu bayaran dari Sudan dan provinsi Senegal ke Yaman Utara, dan menjelaskan, “Uni Emirat bersikeras untuk meneruskan pendudukan Yaman dan mereka akan menyaksikan hasil dari keputusan itu.”

Sementara itu, sumber dari suku Yaman menjelaskan ke sebuah stasiun TV yang dikelola negara, bahwa sudah ditemukan 103 jasad parajurit asing di sebuah bandara angkatan bersenjata, provinsi Yaman Pusat, Ma’rib, di mana wilayah itu jadi target serbuan roket oleh personil serdadu Yaman dan komite gabungan rakyat.

Sumber yang tidak mau disebutkan namanya tersebut menjelaskan bahwa otoritas terkait sudah mengidentifikasi 45 penduduk Uni Emirat dan juga 5 penduduk negara Bahrain yang ada di antara jasad-jasad yang ditemukan di bandara al-Safer tersebut. Diadukan jaringan televisi satelit berbahasa Arab, al-Masirah, jasad-jasad lain yang tersisa ialah milik individu yang berasal dari negara-negara Arab lainnya.

Ia lalu meneruskan bahwa setidaknya 70 orang, yang kebanyakannya ialah prajurit Emirat, juga mengalami luka-luka pada insiden Jum’at sore tersebut. Beberapa diantara mereka mengalami keadaan krisis.

Sumber tersebut mengumumkan bahwa 40 kendaraan lapis baja dan truk angkatan bersenjata hancur dalam serbuan. 3 helikopter perang Apache juga habis terbakar dalam kejadian tersebut.

Arab Saudi sudah menyerbu Yaman selama 164 hari terhitung sampai Sabtu(5/9/2015) kemarin, untuk untuk mengembalikan eks presiden yang Saat ini buron, Mansour Hadi ke tampuk kekuasaan.

Agresi Arab Saudi dan koalisinya atas Yaman sejauh ini sudah menyebabkan tewasnya 5.653 warga sipil Yaman yang sebagian besarnya ialah perempuan dan anak kecil. walaupun Riyadh mengakui bahwa pihaknya membombardir posisi pejuang Ansharullah, pada kenyataannya jet-jet perang Saudi malah menyasar pemukiman penduduk Yaman dan infrastruktur sipil termasuk yang baru saja terjadi, yaitu menyasar sebuah panti asuhan. (AL/ARN/FNA/RM)

 

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.