Ansarallah Salahkan Gabungan Saudi atas Kegagalan Pembahasan Jenewa

Ansarallah Salahkan Koalisi Saudi atas Kegagalan Pembicaraan Jenewa

Ansarallah Salahkan Gabungan Saudi atas Kegagalan Pembahasan Jenewa

YAMAN – Kepala Komite Tertinggi Revolusi Yaman Mohamed Ali al-Houthi menyalahkan gabungan pimpinan Saudi atas kegagalan pembahasan di Jenewa sesudah Riyadh Tidak mau izin pesawat Oman yang membawa delegasi Yaman untuk berpartisipasi dalam perjumpaan yang ditengahi oleh PBB.

“Penolakan izin pesawat Oman untuk mentransfer delegasi Yaman terang menabrak hak asasi manusia,” kata al-Houthi sebagaimana dilansir oleh saluran berita al-Masirah pada hari Sabtu.

Dia lebih detail menyuarakan kecurigaan atas niat sejatinya Saudi sebab Tidak mau izin pesawat Oman, dan menyebutnya penghinaan mencolok untuk delegasi perundingan.

Perundingan yang ditengahi PBB dihentikan sesudah gabungan pimpinan Saudi menahan izin untuk penerbangan yang membawa delegasi Ansarallah.

Al-Houthi meminta utusan spesial PBB untuk Yaman, Martin Griffiths untuk merubah tempat pembahasan dari Jenewa ke Sana’a.

BacaSaudi Cegat Houthi Keluar Yaman, Pembahasan Damai di Jenewa Gagal.

Pembahasan yang ditengahi oleh PBB untuk mengakhiri perang 3 tahun Yaman diplaningkan akan diawali pada 6 September, tetapi cuma perwakilan dari eks presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang muncul. Ansarallah menekankan bahwa pesawat yang membawa mereka ke Jenewa tidak diperbolehkan untuk mengevakuasi puluhan orang yang cedera ke negara Jiran Oman.

“PBB Saat ini berhadapan dengan pilihan di mana ia mesti membuktikan bahwa badan dunia itu Tidak mau pelanggaran hukum internasional dan kemanusiaan …. tidak mengizinkan pesawat Oman untuk mengambil delegasi dan korban cedera ialah pelanggaran mencolok,” Mohamed Ali al- Houthi menjelaskan pada hari Jumat di Twitter.

Al-Houthi menjelaskan bahwa kelompoknya juga berharap jaminan bahwa pesawat mereka yang ditahan oleh Oman tidak mesti berhenti di Djibouti untuk diperiksa di ke-2 arah, sesudah “diasingkan” di sana oleh gabungan angkatan bersenjata yang dipimpin Saudi terakhir kali selama berbulan-bulan. [ARN]


Source by Muhammad Zuhdi

You might like

About the Author: Muhammad Zuhdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.