Anggota milisi Quneitra Menyerah pada Pemerintahan Damaskus

Anggota milisi Quneitra Menyerah pada Pemerintahan Damaskus

QUNEITRA – Anggota milisi sokongan asing di Provinsi Quneitra, barat daya Suriah, yang berbatasan dengan Jordania, Libanon dan sisi Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, sudah setuju untuk menyerahkan kembali kendali wilayah sensitif tersebut terhadap pemerintah Damaskus.

Kantor kabar resmi Suriah SANA mengabarkan pada hari Kamis (19/07) bahwa perjanjian itu menetapkan evakuasi teroris yang “ndak bersedia untuk penyelesaian” dengan pemerintah Damaskus ke Provinsi Idlib di barat laut Suriah.

Baca: Serbuan Pasukan Suriah di Quneitra dan Golan dalam 24 Jam Terakhir

menurut kesepakatan itu, pasukan Suriah akan memperoleh kembali posisi yang dimilikinya sebelum 2011, saat krisis Suriah meletus, dan status hukum anggota milisi yang bersedia tinggal di Quneitra akan diselesaikan.

Menurut salinan perjanjian yang dikirim ke Reuters oleh sumber anggota milisi, polisi angkatan bersenjata Rusia juga akan menemani dua brigade pasukan Suriah ke dalam zona demiliterisasi yang sudah ada di Dataran Tinggi Golan semenjak 1974.

Loading...
loading...

Baca: Operasi Merebut Quneitra Diawali, SAA Bebaskan Kota Pertama

Sebuah outlet kabar angkatan bersenjata yang dijalankan oleh gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon juga menekankan bahwa anggota milisi Quneitra sudah menerima kembalinya kekuasaan pemerintah atau berangkat ke Provinsi Idlib yang dihuni para teroris. (ARN)


Source by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *