Anggota milisi ISIS Pulang ke Indonesia, Pemerintah Welcome Saja

Militan ISIS pulang ke Indonesia, Jakarta – Kubu teroris ISIS makin terjepit di Suriah. Kabarnya ada 531 anggota milisi ISIS pulang ke Indonesia. Hal ini sebab satu untuk satu wilayah Suriah sukses direbut kembali oleh prajurit Suriah. Wilayah yang selama ini dikuasai kubu teroris seperti ISIS kembali direbut pemerintah Suriah bareng rakyat setempat.

Belum lama ini, di Tadmor (Palmyra), Suriah, ratusan anggota ISIS diadukan mati bergelimpangan. Pertahanan mereka kocar-kacir sesudah jet-jet perang Rusia – bagian gabungan Suriah – membombardir mereka. Dalam pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia (14/9), seperti dikutip Russia al-Youm, mengabarkan tewasnya 250 anggota teroris dalam operasi di Tadmor.

Situasi tegang perburuan kelompok-kelompok teroris di Suriah kian membikin ciut nyali para anggota milisi yang mengakui dirinya “mujahidin”. Enggak terkecuali anggota milisi ISIS asal Indonesia. Akhirnya ratusan orang Indonesia yang jadi anggota anggota milisi ISIS pulang ke Indonesia. Padahal sebelumnya mereka telah bertekad ndak akan pulang ke Indonesia dengan membakar pasport-pasport mereka sendiri.

Pemerintah Via BNPT Telah Mencium Adanya 531 Anggota milisi ISIS Pulang ke Indonesia

Situasi terkini Suriah sekaligus jadi peringatan bagi Indonesia. Di mana Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut ada ratusan penduduk Indonesia. Mereka yang tergabung dengan jadi anggota milisi ISIS pulang ke Indonesia.

“531 orang Indonesia yang dari Suriah masuk ke Indonesia ada 2 dari Uighur (Cina). Mereka itu kan yang termasuk program pemantauan, foreign terrorist fighters (FTF) itu. Atau gampangnya returnis yang fighter,” kata Kepala BNPT Suhardi di Senayan, Jakarta (15/9), seperti dilansir detik.com

Pemerintah bersikap welcome saja dengan adanya para anggota milisi ISIS pulang ke Indonesia. Pemerintah, menurut Suhardi, terutamanya sedang memikirkan bagaimana penanganan atas mereka yang kembali dari Suriah. alasannya, mereka yang mengakui selaku ‘mujahidin’ itu sudah berkoalisi dengan kubu radikal seperti ISIS di Suriah.

“Yang wajib kita pikirkan, bagaimana kita menerima mantan-mantan kombatan di sana. Kan mereka telah radikal. Bagaimana penanganan di sini. Itu yang wajib diformulasikan. Itu tugas kami, lintas kementrian untuk memikirkan itu,” kata Eks Kabareskrim Polri ini.

Pemerintah semestinya bersikap tegas dengan adanya para anggota milisi ISIS pulang ke Indonesia

Di Surabaya, Ketua umum PBNU KH. Said Aqil Sirajd juga sudah menyampaikan ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Supaya memantau sejumlah lembaga yang mengatasnamakan Islam di Indonesia tetapi jadi penyebar paham radikalisme, termasuk Majelis Mujahidin.

“Ada 20 pesantren, semuanya Wahabi. Wahabi memang bukan teroris tapi ajarannya ekstrem. Kita ini semuanya dinilai bid’ah dan musyrik. Sebab menurut mereka Maulid Nabi itu bid’ah. Isra’ Miraj bid’ah, ziarah kubur musyrik, haul musyrik, dan semuanya masuk neraka. Kami kuatir murid mereka memahami jikalau begitu boleh dibunuh dong orang ini sebab kerjaannya musyrik seluruh,” kata Kang Said. Di sela-sela penandatangan MoU PBNU-Polri dalam penanganan konflik sosial dan ujaran kebencian (hate speech) di Surabaya, (1/9).

Hari-hari terkhir ini, kubu teroris seperti ISIS di Suriah kian terjepit. Pemerintah Suriah tetap menekankan tekadnya untuk membersihkan seluruh wilayah dari keberadaan kelompok-kelompok teroris.

“Suriah bertekad untuk membebaskan dan merebut kembali seluruh wilayah negara ini dari pendudukan teroris”. Kata Presiden Assad di sela-sela shalat Hari Raya Idul Kurban di kota Darayya, Suriah, (12/9) seperti dilansir kantor berita SANA. Dan tekad pemerintah Suriah inilah yang membikin militan ISIS pulang ke Indonesia.

Pemerintah Indonesia semestinya bersikap tegas. Misalnya menghapus kewarga-negaraan atau menolak anggota milisi ISIS pulang ke Indonesia. Para anggota milisi ini sudah mencoreng citra Indonesia di depan pemerintah Suriah, kenapa masih diterima pulang ke Indonesia? Bukankah sebaiknya mereka dipulangkan saja ke negara provakator yang menyebabkan mereka berangkat ke Suriah?

Akan tetapi sedemikian, apapun yang dikerjakan pemerintah Indonesia, tetap sadarlah akan bahaya para anggota milisi ISIS pulang ke Indonesia.

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :