Berita AS

Analis: Pengumuman terbuka Gedung Putih atas Pembantaian di Jalur Gaza Keterlaluan

Iklan

Analis: Pengumuman terbuka Gedung Putih atas Pembantaian di Jalur Gaza Keterlaluan


WASHINGTON DC – Komentator politik Amerika dan aktivis anti tempur Richard Becker mengecam pengumuman terbuka “keterlaluan” pemerintah Donald Trump yang menyalahkan orang-orang Palestina atas pembantaian yang terjadi kemarin.

Becker, koordinator regional barat dari Gabungan ANSWER, sebuah kubu payung protes yang terdiri dari tidak sedikit organisasi anti tempur dan hak-hak sipil, membikin pengumuman terbuka itu dalam sebuah wawancara telepon dengan Press TV pada hari Selasa (15/05).

Baca: Ratusan Ribu Penduduk Yaman Gelar Demonstrasi Kutuk Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

Tentara Israel melakukan tembakan tanpa pandang bulu pada demonstran damai Palestina pada hari Senin, mematikan sedikitnya 60 orang, termasuk banyak anak, dan melukai lebih dari 2.700 orang lainnya.

Protes hari Senin di Gaza itu ialah bagian dari “March of Return,” yang pertama kali diawali pada 30 Maret dengan maksud mengutuk pendudukan Israel dan menuntut hak-hak bangsa Palestina guna kembali menuju tanah mereka.

Gedung Putih pada hari Senin membela tindakan keras Israel kepada para pengunjuk rasa di Jalur Gaza, dengan menimpakan kekhilafan terhadap para korban yaitu bangsa Palestina sendiri sebab mengambil bagian dalam demonstrasi “yang digelar” oleh gerakan perlawanan Islam Hamas.

Pada hari Selasa, Duta Besar AS guna PBB, Nikki Haley pun menyalahkan Hamas dan pendukungnya. Dihadapan Dewan Keamanan PBB, Haley menjelaskan Hamas berada di belakang aksi anarkis ini.

Baca: Ini Negara-negara yang Datang dalam Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

Becker menjelaskan terhadap Press TV pada hari Selasa bahwa “itu ialah pengumuman terbuka yang sungguh-sungguh keterlaluan dan luar biasa yang datang dari Gedung Putih dan Nikki Haley di Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang menyalahkan orang-orang Palestina atas pembantaian yang terjadi kemarin”

“Apa yang Hamas atau pemimpin Palestina wajib lakukan dengan membikin keputusan semacam itu guna melakukan tembakan menuju kerumunan orang, menjebak mereka dalam hitungan total besar gas air mata dan orang-orang yang berada dalam pagar, dan aku pikir kita wajib menekankan, bahwa mereka dipagari di dalam Gaza, bui terbuka terbesar di dunia. Dua juta orang hidup di sana dalam keadaan buruk, dan mereka menolak, mereka mencoba menemukan banyak cara guna melawan, dan guna membikin dunia meperhatikan keadaan mereka, ”katanya.

“Dan saat mereka melaksanakan itu dan melaksanakan protes di bui terbesar ini, Washington, administrasi Trump, dan rezim Trump menjelaskan bahwa mereka (orang-orang Palestina) bertanggung jawab, menyalahkan mereka sepenuhnya [atas pertumpahan darah yang terjadi], dan malah mengumumkan supporting guna Israel serta pembantaian yang dilaksanakan, ”kata analis tersebut. (ARN)



Analis: Pengumuman terbuka Gedung Putih atas Pembantaian di Jalur Gaza Keterlaluan

IklanJasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker