Analis: Iran Mampu Sandera Kapal Induk AS Kalau Mau

Analis: Iran Bisa Sandera Kapal Induk AS Jika Mau

Analis: Iran Mampu Sandera Kapal Induk AS Kalau Mau


Kapal Induk Amerika

INDIANA – Penulis dan jurnalis Amerika E. Michael Jones menjelaskan bahwa kapal induk ialah bentuk usang dari teknologi angkatan bersenjata dan “Iran mampu saja menyandera kapal induk Amerika Serikat kalau mereka mau”.

sebelum ini, pada hari Senin, AS Menyatakan bahwa Angkatan Lautnya sudah menyampaikan bagian kapal induk ke Teluk Persia untuk “unjuk power”.

Baca: 22 Kapal Cepat Iran Kepung Kapal Induk AS di Selat Hormuz

“USS John C. Stennis dan kapal yang menyertainya, yang waktu ini bergerak melalui Samudra Hindia, akan Sampai di Teluk Persia pada akhir Minggu ini,” bunyi laporan The Wall Street Journal pada hari Senin, mengutip para pejabat angkatan bersenjata yang tidak disebutkan namanya.

“Kalau ini benar, ini akan jadi ke-1 kalinya dalam delapan bulan bahwa AS menaikkan kehadiran militernya di wilayah ke tingkat seperti itu,” kata para pejabat tersebut. “Itu ialah periode terpanjang yang dilalui Washington tanpa kapal induk di Teluk Persia dalam 2 dekade terakhir. Pengerahan angkatan laut ialah tanggapan langsung kepada pengaruh Iran di wilayah,” kata mereka Menegaskan.

Baca: AS Tidak Terima Kapal Perangnya Dikejar Kapal Garda Revolusi Iran: Video

“Apa yang kita sejatinya lihat di sini ialah pertunjukan bahwa para jenderal senantiasa berperang belakangan. Perang terakhir dalam hal ini ialah Perang Dunia II, waktu kapal induk menggantikan kapal perang selaku cara Inti untuk memproyeksikan power di lautan”, kata Jones dalam Tanya Jawab dengan Press TV pada hari Selasa (04/12).

Ia menjelaskan bahwa “kapal induk ialah bandara portabel. Anda bisa membawa mereka ke mana saja di semua dunia dan Anda bisa menyebarkan power Anda, serang orang-orang yang tidak bisa anda atasi. ”

Tetapi Jones mengumumkan bahwa “kapal induk sudah jadi bentuk usang teknologi angkatan bersenjata.”

Kapal induk sudah dibuat usang oleh China dengan adanya rudal yang bisa menyerbu kapal induk dalam jarak 2.100 mil di lepas pantai, jauh di luar jangkauan F-18. Dan kapal induk itu juga sudah jadi usang oleh situasi di Teluk Persia.

Baca: Didekati Kapal Iran, Kapal Penjelajah AS Putar Arah

Analis itu menjelaskan bahwa kalau kapal induk berlayar ke Teluk Persia, “orang Iran bisa menangkap dan menahannya dengan menenggelamkan kapal itu di Selat Hormuz”, dan kapal induk itu akan terjebak di sana tanpa jalan keluar.

“Problem lain tentu saja ialah apakah kapal induk itu bisa mempertahankan diri kepada rudal sekarang. Ini pertanyaan terbuka. Tidak ada yang tahu jawabannya. Ke-1 kali Rusia menembakkan rudal dari kapal mereka di Laut Kaspia ke Suriah, Amerika Serikat menarik kapal induknya keluar dari Teluk Persia”, katanya.

“Diluar itu, pertanyaan besar yang belum terjawab ialah apakah kapal induk itu bisa mempertahankan diri kepada teknologi rudal hebat,” katanya. “Tidak ada yang tahu jawabannya”.

“Jadi apa yang kita lihat disini ialah pertunjukan power using ditambah dengan keputusan strategi luar negeri yang sombong,” katanya menyimpulkan. (ARN)


Arrahmah News
Shared by Ahmad Naufal

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.