Amien Dikawal 500 Alumni 212, Polri: Tidak Mampu Masuk Kecuali Periksa di Parkir

Amien Dikawal 500 Alumni 212, Polri: Tidak Bisa Masuk Kecuali Periksa di Parkir

Amien Dikawal 500 Alumni 212, Polri: Tidak Mampu Masuk Kecuali Periksa di Parkir

JAKARTA – Mabes Polri merespon santai planning 500 orang alumni PA 212 akan mengawal Amien Rais dalam pemeriksaan Perkara hoaks Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, besok. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelaskan 500 orang tersebut tidak akan mampu masuk ke ruang pemeriksaan sebab tidak akan muat.

Dia bahkan berseloroh mereka baru mampu mendampingi Amien Rais sampai ke tempat pemeriksaan kalau ditunaikan di lapangan parkir.

“Ya kita lihat saja. Yang terang mereka tidak mampu masuk seluruh sebab ruangan tidak cukup. Kecuali jikalau meriksanya di lapangan parkir sana ya,” Irjen Pol Setyo Wasisto untuk awak media di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/10).

Sementara soal persiapan pengamanan, pihaknya akan menyaksikan keadaan nanti. Pihaknya pasti akan menerima kehadiran Amien Rais dengan baik.

“Kita berikan tempat yang enak, yang adem, sehingga beliau memberikan Penjelasan klarifikasi yang baik,” katanya.

Akan tetapi, Setyo menilai pengawalan Amien Rais dengan hitungan total massa 500 orang sejatinya bukanlah pengawalan, tapi bisa disebut selaku unjuk rasa.

“Yang mengumpulkan massa itu juga wajib mengabarkan ke Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998. Itu artinya kan mereka melaksanakan unjuk rasa,” tandasnya.

sebelum ini dikabarkan, Ketua PA 212 Slamet Maarif menjelaskan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais akan dikawal kisaran 500 orang waktu diperiksa selaku saksi Perkara hoaks Ratna Sarumpaet.

Amien Rais sendiri telah memastikan akan datang memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, besok. Akan tetapi, sesudah diperiksa, Amien mengklaim akan membuka Perkara korupsi yang telah lama mengendap di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

“Saya akan Hadir di Polda sesudah itu saya akan membikin sebuah fakta yang Insya Allah akan menarik perhatian,” ucap Amien di Jalan Daksa, Jakarta Selatan, Senin (8/10).

Akan tetapi, Amien belum mau membuka apa Perkara yang dimaksud. Eks Ketua MPR itu berjanji akan perlahan membuka kasus-kasus korupsi yang lama tidak terdengar kabarnya.

“Yang ini hubungannya soal penegakan hukum dan korupsi yang telah mengendap lama di Komisi Pemberantasan Korupsi akan saya buka pelan-pelan,” katanya. [ARN/Merdeka]


ArrahmahNews
by Samsul Anwar

You might like

About the Author: Samsul Anwar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.