Amerika di Bawah Hillary Clinton, Dunia dalam Ancaman Armageddon ?

Loading...

BENARKAH DUNIA DALAM ANCAMAN ARMAGEDDON kalau Amerika dan dunia dibawah pengaruh kepresidenan Hillary Clinton ?

 

Islam-Institute, WASHINGTON DC – Untuk meningkatkan perolehan suara, sementara Hillary Clinton terus mengulang mantra pengalaman bertahun-tahunnya. Pandangan sekilas kepada track-rekord Nyonya Clinton itu saja telah dapat mempertunjukkan bahwa ia ndak cuma ndak memenuhi syarat untuk memegang peran selaku commander-in-chief. Atau bahkan dapat sama atau lebih berbahaya daripada George W. Bush dalam skala internasional. Berikut laporan yang dimuat dalam your news wire, Minggu (13/03).

Pertama ialah mengenai pengakuan palsu yang ia nyatakan mengenai Tuzla, Bosnia, soal “landing di bawah serbuan sniper” dan “berlari mencari penjagaan” yang terkenal itu, sedemikian juga kata-katanya soal Irlandia Utara di mana pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Irlandia, Lord Trimble of Lisnagarvey, sampai-sampai menjelaskan bahwa Hillary “tidak banyak konyol” sebab melebih-lebihkan bagian di mana ia menyebut dirinya selaku pembawa perdamaian.

Atau jelasnya, mari kembali ke tahun 1980-an supaya problem ini kelihatan lebih jelas.

Hillary Clinton dan Penjahat Kooperasi

Hillary Clinton boleh saja sekarang-berapi-api problem hak-hak buruh, hal yang membikin dahi sungguh-sungguh berkerut, sebab rekam jejaknya mengenai isu-isu tenaga kerja, ialah nihil.

Waktu Hillary Clinton menjabat selaku litigator perusahaan di Rose Law Firm, Little Rock, Arkansas, ia diwaktu yang sama bertugas di Dewan Direksi WalMart semenjak tahun 1986-1992. Sebuah perusahaan yang terkenal dengan upahnya yang rendah, memperkerjakan budak anak di negara-negara asing (bahkan anak berumur 9 tahun), dan serikat pekerja yang menuntutnya. Tidaklah mengherankan, bahwa lalu biografi resminya ndak menyebutkan enam tahun sekarang.

INFO PENTING

Hillary Clinton Upah rendah

Pada tahun 1988, dua tahun sesudah Clinton berkoalisi dengan Dewan, seorang senator negara bagian Arkansas sudah menyerbu perusahaan itu secara umum sebab menerapkan upah minimum- buruh produktif yang amat rendah sehingga mereka wajib memperoleh dukungan publik sementara Hillary Clinton sendiri memperoleh kenaikan gaji sebesar 300% dari gajinya semula untuk pekerjaan dengan cuma empat perjumpaan per tahun.

Kenapa? Apapun motif tindakan Hillary Clinton di tahun 1980-an tersebut, waktu ini kekhawatirannya kepada para buruh lebih terdengar seperti hasutan klasik.

Amerika di bawah Hillary = perang kepada Rusia ?

Selaku penyokong Neokonservatif dan perang Irak, Hillary Clinton tanpa diragukan lagi ialah merupakan seorang capres dari para bankir, elit korporasi korup, dan penghasut perang. Selaku presiden nantinya, Hillary ndak akan cuma mengizinkan perusahaan minyak besar, frackers, dan teman-temannya di Monsanto untuk menghancur-leburkan lingkungan dan menurunkan pasokan makanan.

Dengan Nazi neocon yang menjalankan keputusan strategi luar negerinya, dan dengan pandangan Hillary yang membandingkan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dengan Adolf Hitler, maka perang nuklir akan jadi jaminan mutlak begitu ia jadi presiden. Sebab begitu Hillary Clinton akan disumpah selaku Presiden Amerika Serikat, para gangster dari lembaga keuangan, dan penjahat perang akhirnya akan sukses melaksanakan pengambil-alihan Amerika Serikat untuk selamanya atau setidaknya sampai Armageddon terjadi.  (AL/ARN)

 

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :