Alhamdulillah, Polisi Akan Bubarkan Perjumpaan Khilafah di Sentul

Alhamdulillah, Polisi Akan Bubarkan Pertemuan Khilafah di Sentul

Alhamdulillah, Polisi Akan Bubarkan Perjumpaan Khilafah di Sentul

Ilustrasi, Bendera Pengusung Khilafah (nuorid)

Kepolisian Resor Kabupaten Bogor tidak memberikan izin perjumpaan khilafah sedunia di Sentul Minggu depan. Rencananya perjumpaan dengan konten syiar, silaturahmi, dan dialog itu akan dihadiri kisaran 3.000 orang.

Sesungguhnya acara akan berlangsung pada Sabtu (17/11) dan akan diisi dialog terbuka Indonesia titik awal kebangkitan kekhalifahan. Menurut Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky, pihaknya sempat menerima pengajuan perizinan keramaian dari panitia Minggu lalu.

Baca: Membongkar Planning Dialog Khilafah Di Adz-Zikra

“Dengan tegas, Polres Bogor tidak akan memberikan izin syiar dan kekhalifahan Islam se-dunia yang akan Dilakukan di Masjid Az- Zikra, Sentul,” katanya di Mapolres Bogor, Selasa (13/11).

menurut penyelidikan, Kapolres Dicky menilai, acara tersebut erat kaitannya dengan organisasi masarakat terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Makna acara disebut mendakwahkan doktrin negara berbasis kekhilafahan ke para pengikutnya.

“Kecuali itu, acara dinilai berkemungkinan menimbulkan benturan di masarakat yang bisa mengancam keamanan dan ketertiban masarakat serta membahayakan NKRI,” kata Dicky.

Baca: Gagalkan Perjumpaan Khilafah Internasional di Sentul

Polisi juga sudah berkordinasi dengan tempat penyelenggara yaitu Az-Zikra dan ketua yayasan juga tidak akan memberikan tempat berlangsung acara tersebut bila tidak ada izin dari kepolisian.

Dicky menyebut, sebagian besar masarakat Bogor melalui aliansi maha siswa dan ulama juga Tidak mau perhelatan acara itu. Dengan seperti ini, bila panitia memaksa menggelar acara, polisi dengan tegas akan membubarkan paksa.

“Bila panitia keukeuh menggelar acara, bila itu di wilayah hukum Kabupaten Bogor. Kami akan bubarkan paksa,” tambah Dicky.

(BeritaSatu.com/suaraislam)


Shared by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.