Alhamdulillah! Jaga Kebersamaan di Tahun Politik, Berikut 4 Poin Komitmen PP Muhammadiyah dengan PBNU

Alhamdulillah! Jaga Kebersamaan di Tahun Politik, Berikut 4 Poin Kesepakatan PP Muhammadiyah dengan PBNU

Alhamdulillah! Jaga Kebersamaan di Tahun Politik, Berikut 4 Poin Komitmen PP Muhammadiyah dengan PBNU

PP Muhammadiyah-PBNU setuju jaga kebersamaan di tahun politik (Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom)

Perjumpaan PP Muhammadiyah dan PBNU menghasilkan Komitmen untuk menjaga persatuan. Hasil perjumpaan itu pun disampaikan oleh pimpinan ke-2 ormas Islam tersebut.

“Tadi kita ngobrol santai. Ada beberapa yang kita diskusikan mengenai hal bagaimana merekatkan kebersamaan di tubuh bangsa kita di tengah suasana tahun politik yang mana itu juga jadi bagian hajat kita selaku bangsa,” kata Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Raya Menteng, Rabu (31/10/2018).

Haedar meneruskan, ke-2 ormas itu juga akan menjalin kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan. Mereka akan mengembangkan pendidikan di pesantren dan perguruan tinggi.

Ketum PBNU Said Aqil Siroj juga menyorot mengenai hal keadaan persatuan di warga. Menurut dia belakang beberapa warga yang jadi radikal sebab pengaruh paham dari luar.

“Belakangan ini kita rasakan ada suatu yang aneh, ada sesuatu yang dari luar, sebagian saudara kita jadi radikal, keras, ini sama sekali tidak memperlihatkan watak kepribadian bangsa Indonesia,” kata Said.

Perjumpaan itu juga menghasilkan 4 poin Komitmen. Isinya meliputi mengenai hal tekad bulat menjaga keutuhan Indonesia sampai kerja sama di bidang ekonomi.

Loading...
loading...

Berikut Komitmen antara PP Muhammadiyah dengan PBNU:

Menyadari perlunya kedaulatan dan kemajuan bangsa dan negara, Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengumumkan:

1. Berkomitmen kuat menegakkan keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasar atas Pancasila selaku bentuk dan sistem kenegaraan yang Islami. Bersamaan dengan itu menguatkan dan memperluas kebersamaan dengan semua komponen bangsa dalam meneguhkan integrasi nasional dalam suasana yang damai, brothership, dan saling berbagi untuk persatuan dan kemajuan bangsa.

2. Menyokong sistem demokrasi dan proses demokratisasi selaku mekanisme politik kenegaraan dan seleksi kepemimpinan nasional yang Dilakukan dengan profesional, konstitusional, adil, jujur, dan berkeadaban. Seluruh pihak supaya menyokong proses demokrasi yang substantlf serta bebas dari politik yang koruptif dan transaksional untuk tegaknya kehidupan politik yang dijiwai nilai-nilai Agama, Pancasila, dan kebudayaan luhur Indonesia.

3. Menaikkan komunikasi dan kerjasama yang konstruktif untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun warga yang makmur baik material maupun spiritual, serta peran politik kebangsaan melalui program pendidikan, ekonomi, kebudayaan, dan bidang-bidang strategis lainnya. hubungan dan kerja sama tersebut selaku perwujudan ukhuwah keumatan dan kebangsaan yang produktif untuk kemajuan Indonesia.

4. Pada tahun politik ini seluruh pihak supaya mengedepankan kearifan, kedamaian, toleransi, dan kebersamaan di tengah perbedaan pilihan politik. Kontestasi politik diinginkan berlangsung damai, pintar, dewasa, serta menjunjung tinggi keadaban serta kepentingan bangsa dan negara. Hindari sikap saling bermusuhan dan saling menjatuhkan yang bisa merugikan kehidupan bareng. Kami percaya rakyat dan para elite Indonesia makin pintar, santun, dan dewasa dalam berpolitik.

(detik.com/ suaraislam)

Loading...


Shared by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :