Berita Arab Saudi

Al-Sudais: Eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr Kebahagian Bagi Dunia

Jasa Web Alhadiy

Abdurahman bin Abdul Aziz Al-Sudais, direktur Masjidil Haram mengklaim bahwa eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr adalah kebahagian bagi penduduk dunia, karena dilaksanakan berdasarkan hukum Islam.

 

Islam-Institute, RIYADH – Ketika dunia bereaksi dan mengutuk kejahatan Al Saud atas eksekusi yang dijatuhkan kepada ulama Syiah karismatik Sheikh Nimr al-Nimr, direktur Masjidil Haram, Abdurahman bin Abdul Aziz Al-Sudais, justru mendukung eksekusi tersebut, dan mengklaim bahwa eksekusi itu merupakan kebahagian bagi penduduk dunia.

Abdurahman bin Abdul Aziz Al-Sudais menyatakan dukungannya dan berterima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri atas pelaksanaan eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr.

Dia juga berdalih bahwa eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr bersama 46 tahanan politik lainnya dilaksanakan berdasarkan hukum Islam.

Abdurahman bin Abdul Aziz Al-Sudais juga mengklaim bahwa seluruh kaum muslimin dari Timur hingga bBarat, bergembira atas kemenangan kebenaran mengalahkan kebatilan. (Raja) telah mengeluarkan perintah pelaksanaan hukuman mati terhadap mereka yang tidak menghargai darah orang-orang yang bersalah, yang berusaha mengacaukan keamanan dan penghasutan. Dengan demikian kebatilan telah dicabut hingga ke akar-akarnya dan rakyat terjaga dari kejahatan mereka.

 

 

Oposisi Suriah; Keputusan Eksekusi Sheikh Nimr Diambil di Tel Aviv dan Dikonfirmasi di Washington

 

 

Pemerintah Arab Saudi pada Sabtu (2/01/2016) telah mengumumkan pelaksanaan eksekusi ulama karismatik Sheikh Nirm al-Nimr. Pengumuman itu, menimbulkan eskalasi protes besar-besaran di Qatif hingga menimbulkan bentrokan fisik antara petugas keamanan dan warga.

Sementara itu, kedutaan Arab Saudi di beberapa negara menjadi sasaran para demontrans yang memprotes dan mengutuk atas pelaksanaan hukuman mati tersebut. Selain itu, para politisi, pejabat negara dan organisasi internasional juga ikut mengutuk eksekusi tersebut, yang dianggap telah melanggar hak asasi manusia.

Dengan demikian, apakah benar sesuai fakta eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr adalah kebahagian bagi penduduk dunia?

Media-media Barat juga mengutuk tindakan yang dilakukan Arab Saudi, seperti surat kabar independent terbitan Inggris menulis, “eksekusi yang dilakukan Saudi mirip dengan eksekusi yang dilakukan ISIS”.

Surat kabar Times Inggris juga menilai terkait pelanggaran hak asasi manusia apa yang dilakukan Arab Saudi dalam eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr. Media Inggris itu menyatakan bahwa usia kekuasaan Raja Salman (80 tahun) belum genap satu tahun. Tetapi tahun ini telah menjadi tahun terburuk sepanjang sejarah kerajaan Arab Saudi.

Majalah Times juga menyatakan orang-orang Arab sekarang sadar dan mengetahui dengan baik bahwa kerajaan Arab Saudi dibangun berdasarkan ideologi takfiri wahabi, yang menebar ekstremisme, terorisme, sektarianisme dan tribalisme di kawasan.

Dokumen dan data-data menunjukkan kejahatan penguasa Arab Saudi akibat dari kebijakan diskriminatif Salman dan putranya (Mohammed bin Salman) yang belum berpengalaman, namun menduduki jabatan vital Menteri Pertahanan dan Deputi Putra Mahkota.  (ARN/AU/AM)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker