Ahok Kaget, Satu Peleton Tentara Kepung Balai Kota DKI

Loading...

Ada 200 Unit Sepeda Motor Baru yang Diparkir di Halaman Balai Kota

Islam-Institute.com, Jakarta – Pandangan mata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tak bisa lepas dari situasi di sekitar halaman Balai Kota, Kamis malam, 6 Agustus 2015. Sebelum menuju mobil dinasnya untuk menuju ke rumah, Ahok–sapaan Basuki, memang menyempatkan waktu melayani wawancara wartawan. Tapi, pandangannya terus tertuju ke halaman Balai Kota dengan penuh kecurigaan.

Gerombolan tentara berseragam loreng hijau yang sedang lalu lalang di halaman yang menyita perhatian Ahok. Jumlahnya tak main-main, sekitar satu peleton. Celingak-celinguk mencari alasan kedatangan tentara itu, Ahok lantas bertanya, “Ada apa ini?”

Sontak, seorang ajudan bergegas mendekati Ahok. Sambil setengah berbisik ke telinga Ahok, dia berkata “Persiapan acara besok soal hibah kendaraan, Pak.”

Mendengar penjelasan itu, Ahok hanya memanggutkan kepala. “Oohh..,” ujar Ahok ringan.

Foto: Ditik.com

Belakangan Ahok memang kerap memberi hibah pada satuan militer, mulai dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Kodam Jayakarta, sampai Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Nilainya tak main-main. Satuan Kostrad saja menerima Rp 30 miliar dari Pemerintah DKI Jakarta.

Pasukan yang “mengepung” kantor Ahok adalah bagian dari realisasi hibah itu. Mereka mengawal ratusan unit sepeda motor pabrikan Jepang jenis trail yang sudah disulap dengan corak militer.

Sepeda motor itu baru saja dibeli dan bakal diserahterimakan besok. Kelirnya menjadi hijau tua. Mesinnya hitam kinclong. Kedua rodanya pun masih hitam mulus. Tak ketinggalan, helm dengan cat senada sepeda motor digantung di tiap-tiap kemudi sepeda motor.

Komandan pasukan, Mayor Triyono, menyebut ada 200 unit sepeda motor baru yang terparkir di halaman Balai Kota. Rencananya motor-motor itu akan dibagi ke satuan-satuan militer yang ada di DKI. “Bantuan ini sangat membantu tentara dalam operasi taktis di tengah Ibu Kota yang sarat kemacetan,” dia berujar.

Ini Ratusan Motor yang Diserahkan Ahok untuk Kodam Jaya

Kodam Jaya mendapat bantuan ratusan motor dari Pemprov DKI. Bantuan motor jenis trail itu diserahkan pagi ini di balai kota DKI.

Motor itu berjejer rapi di pelataran balai kota DKI, Jumat (7/8/2015). Ada 326 motor yang diserahterimakan sebagai bantuan untuk Kodam Jaya.

Motor itu rencananya akan digunakan untuk tugas Kodam Jaya melakukan pengamanan. Sejumlah anggota TNI sudah memakai dan menjajal motor itu.

Ahok dalam berbagai kesempatan memang sudah menyampaikan akan memberikan bantuan untuk TNI dan Polri melakukan pengamananan Jakarta

Ahok Mencoba Kawasaki D-Tracker 250 yang Dihibahkan ke Kodam Jaya

Usai memberikan motor SPM Kawasaki D-Tracker 250 untuk Kodam Jaya, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) tak sungkan mencoba motor tersebut. Tidak hanya Ahok, Pangdam Jaya Mayjen Agus Sutomo juga ikut mencobanya.

Pantauan di halaman Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2015) Ahok melihat motor berkapasitas 250 cc berwarna hitam yang terparkir rapi dengan penuh kekaguman. Tidak lama setelah itu, Ahok pun langsung menunggangi motor tersebut.

Mantan Bupati Belitung Timur tersebut pun mengendarai motor itu keliling halaman Balai Kota. Di belakangnya, disusul oleh Agus.

Sebelum mencoba motor tersebut, Agus sempat menunjukkan kuatnya perlengkapan anti huru-hara yang dihibahkan Pemprov. Tercatat ada 1980 set perlengkapan yang diberikan.

loading...

“Pukul di sini Pak yang kencang kuat. Bahannya kuat ini,” kata Agus sembari mengayunkan pentungan ke arah tameng berbahan plastik yang dipegang anak buahnya.

Sebanyak tiga kali pukulan dan tameng tersebut masih terlihat kokoh. Ahok pun berdecak kagum.

“Kuat juga ya berarti,” gumam Ahok.

Pemprov menghibahkan 326 unit motor SPM Kawasaki D-Tracker 250 untuk Kodam Jaya. Adapun total biayanya mencapai Rp 18.030.000.000 dengan satuan harga sekitar Rp 60 jutaan.

Ahok menyebut pihaknya memesan motor ke pabrikan sejumlah 300 unit melalui e-katalog LKPP. Dengan pesanan jumlah yang banyak, Pemprov pun mendapat tambahan unit dari pabrikan motor.

“Saya pesannya 300 unit terus dikasih sama pabrikannya tambahan 26 unit karena melalui e-katalog di LKPP,” terang Ahok kepada wartawan usai mencoba motor didampingi Agus.

Ahok Serahkan 326 Motor untuk Kodam Jaya untuk Percepat Mobilitas

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) menyerahkan 326 motor SPM Kawasaki D-Tracker 250 untuk Kodam Jaya. Ini merupakan salah satu bentuk hibah dari Pemprov menggunakan APBD 2014.

“Motor ini saya harapkan bisa mempercepat mobilitas. Kita seperti di Amerika lah cepat sekali paling tidak 8 menit sudah sampai dengan motor ini,” ujar Ahok dalam sambutannya di halaman Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2015).

Ahok juga menginstruksikan seluruh kantor di Ibu Kota memasang CCTV untuk membantu keamanan. Selain itu dia berharap silaturahmi dan kerjasama antara Pemprov serta TNI bisa terus terjalin dengan baik.

Ahok menganalogikan keharmonisan hubungan Pemprov DKI, TNI dan kepolisian seperti lambang Mercedes-Benz. Tiga kaki dalam satu lingkaran, sebutnya.

“Walaupun Pak Agus tidak lama lagi di Kodam Jaya, silaturahim kita tidak putus. Hubungan TNI dan DKI semakin erat. Saya selalu istilahkan lambang Mercedes-Benz 3 kaki satu lingkaran. Ada TNI, polisi dan Pemprov. Ini akan membuat kita bangga bersih, modern dan juga aman,” kata dia.

Dalam kesempatan ini hadir pula Pangdam Jaya Mayjen Agus Sutomo, Sekda DKI Saefullah, Kadishubtrans DKI Andri Yansyah dan Kasatpol PP DKI Kukuh Hadi Santoso.

Agus berharap bantuan dari Pemprov ini juga bisa digunakan dengan optimal. Selain itu, dia juga berterima kasih atas 1.980 set bantuan perlengkapan anti huru-hara.

“Berikutnya kita semua tahu, Jakarta ada masalah yang muncul tiba-tiba. Mudah-mudahan prajurit kami bisa sangat cepat tiba di TKP membantu kepolisian untuk bisa melakukan tindakan preventif,” terang Agus.

Motor-motor berwarna hitam dengan pelat nomor TNI terparkir rapi di halaman Balai Kota. Seluruh motor juga dilengkapi helm berwarna senada.

Satu unit motor SPM Kawasaki D-Tracker 250 harganya berkisar sekitar Rp 60 juta dengan kapasitas 250 cc. Sehingga bila dikalikan 326 unit maka totalnya menjadi sekitar Rp 18 miliar.

Pemprov DKI memberikan dana hibah dari APBD 2015 untuk institusi militer dan kepolisian. Adapun Kodam Jaya menerima dana hibah sebesar Rp 38,6 miliar.

Selain Kodam Jaya, lima institusi militer lain dan satu institusi kepolisian juga akan menerima hibah. Keenam lembaga tersebut antar lain Mabes TNI sebesar Rp 15,2 miliar, Mabes TNI AD sebesar Rp 3,2 miliar, Kopassus sebesar Rp 750 juta, Koarmabar TNI AL sebesar Rp 5,9 miliar, Koops TNI AU sebesar Rp 4,8 miliar, Kostrad sebesar Rp 30 miliar dan Brimob Polda Metro Jaya sebesar Rp 3,1 miliar.

sumber: detik.com

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :