Ada Nama Abu Jibril ‘Bapak Teroris Al Qaeda’ dalam Maklumat #2019GantiPresiden

Ada Nama Abu Jibril ‘Bapak Teroris Al Qaeda’ dalam Maklumat #2019GantiPresiden

Maklumat #2019GantiPresiden
Maklumat #2019GantiPresiden

JAKARTA – Beredar surat maklumat presidium #2019GantiPresiden yang terdapat tanda tangan Abu Jibril yaitu tokoh yang anaknya mati ikut perang di Suriah berbarengan teroris Al-Qaeda.

Denny Siregar dalam akun facebooknya mengungkap siapa sosok Abu Jibril, berikut ulasannya:

Sepak terjang Abu Jibril dalam radikalisme dan terorisme telah amat lama. Nama aslinya Fihiruddin Muqti. Dia asli Lombok. Dan ilmu agamanya dia dapat dari Abdullah Sungkar, pengelola pesantren Ngruki Solo.

Baca: Situs Radikal Arrahmah Pro ISIS atau al Qaeda?

Berbarengan Abu Bakar Baasyir, mereka ingin membangkitkan kembali gerakan DI/TII. Dan tahun 1985 mereka kabur ke Malaysia, lantas tertangkap. Di Malaysia mereka mengubah nama gerakan mereka sebagai jema’ah Islamiyah. Gerakan ini menyampaikan tidak sedikit pengikut mereka demi ikut perang di Afghanistan.

Baca: Pemilik “Arrahmah” Eks Teroris dari Keluarga Penyokong Al-Qaeda Fitnah Media Aswaja ArrahmahNews.com

Anak Abu Jibril sendiri -Muhammad Jibriel bin Abdulrahman- dikirim ke Pakistan dan berkoalisi berbarengan Osama bin Laden. Dia pernah ditahan 3 tahun sebab tudingan terorisme.

Di Indonesia Muhammad Jibril mendirikan situs arrahmah com, situs radikal yang isinya memecah belah bangsa. Bagian anak abu Jibril sendiri, mati di Suriah tahun 2015, berkoalisi dengan kubu teroris al-Qaeda.

Baca: Denny Siregar Membongkar Jaringan Kubu Radikal

Dengan seluruhnya “prestasi” itu, mampu dilihat apa visi abu Jibril kepada Indonesia dan Pancasila. Dan sekarang ia berkoalisi dengan gerakan lawan politik Joko Widodo demi menumbangkannya sebab visi Joko Widodo kepada Indonesia amat berseberangan dengannya.

Baca: Denny Siregar: Kawal Joko Widodo Artinya Lawan Agenda Kubu Radikal

Inilah yang wajib kita lawan. Radikalisme dan terorisme, yang bermutasi sebagai sokongan politik demi melebarkan sayapnya. Kalau mereka menang nanti, tumbuh suburlah apa yang mereka semai sekarang ini.

Membela Joko Widodo bukan cuma membela sosok, tetapi membela simbol perlawanan kepada intoleransi, radikalisme dan terorisme yang ingin mencari jalan supaya hidup di negeri ini. Jangan sampai Indonesia nanti seperti Suriah, kalau mereka berkuasa disini. Angkat secangkir kopi. (ARN)

Sumber: DennySiregar.com



Source by Samsul Anwar

You might like

About the Author: Samsul Anwar

KOMENTAR: Jika ada artikel yang salah, dll, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.