Abdulmalik Houthi: Gabungan Saudi Bertindak Untuk Kepentingan Israel di Yaman

Abdulmalik Houthi: Gabungan Saudi Bertindak Untuk Kepentingan Israel di Yaman

SANA’A – Pemimpin gerakan populer Houthi Ansarullah Yaman, Abdulmalik al-Houthi, menjelaskan bahwa maksud gabungan Saudi ialah demi melakukan maksud rezim Zionis Israel di wilayah.

“Musuh mempergunakan kebohongan dan alasan demi membenarkan serangannya di pantai barat kami, tetapi maksud mereka ialah demi mengambil alih seluruh negeri termasuk pulau-pulaunya, pantai dan pelabuhan,” kata Abdul-Malik al-Houthi pada hari Sabtu (07/07).

Ia menekankan bahwa agenda pasukan penyerbu terungkap seusai menolak prakarsa utusan PBB di kota Hodeida.

Baca: Presiden Mashat: Bangsa Yaman Berjuang Melawan Proyek Zionis Israel-Israel

Sementara memuji peran pasukan rakyat (Ansharullah) yang menyokong pasukan Yaman di pantai barat, Houthi menyerukan terhadap bangsa demi terus memperkuat pertempuran melawan para agresor.

“Para penjajah berpikir bahwa mereka dapat mengambil alih pantai barat dalam semalam dan dengan mudah menaklukkan wilayah pantai, tetapi (sekarang) kegagalan mereka sudah diketahui oleh seluruhnya orang,” tambahnya.

Houthi membikin pernyataan ini seusai Presiden terguling Yaman menolak tawaran oleh utusan PBB yang bakal memposisikan Hodeidah di bawah kontrol PBB.

Rezim di Riyadh dan sekutunya yang semenjak 2015 sudah menyerbu Yaman, selama sejumlah minggu terakhir sudah terlibat dalam operasi angkatan bersenjata besar-besaran demi menekan Houthi supaya meninggalkan posisi mereka di Sana’a dan tidak sedikit bagian lain Yaman.

Baca: Sumber AS: Saudi Gunakan Senjata Terlarang Israel dalam Serbuan ke Hodeida

Baca: Analis: Jatuhnya Hodeida Artinya Kendali “Israel” atas Laut Merah

Tapi, laporan mempertunjukkan gabungan yang dipimpin Saudi Nggak juga meraih kemenangan walaupun serbuan darat mereka sudah didukung serbuan udara dan serbuan dari Laut Merah dan persenjataan canggih AS, Prancis, Inggris, bahkan senjata terlarang Israel.

Uni Emirat Arab baru-baru ini mengumumkan jeda dalam operasi itu. Tapi, media lokal Yaman menjelaskan bahwa serbuan Saudi di berbagai daerah di gubernuran Hodeida terus berlanjut selama sejumlah hari terakhir. (ARN)



Source by Muhammad Zuhdi

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: Muhammad Zuhdi

KOLOM KOMENTAR ANDA :