6 Cara supaya Tubuh Tak ‘Kaget’ Hadapi Puasa Ramadhan

6 Cara supaya Tubuh Tak ‘Kaget’ Hadapi Puasa Ramadhan

Bulan Ramadhan bakal tiba banyak hari lagi. Dengan begini, ummat Islam bakal menjalankan rukun Islam yang ketiga, yaitu puasa. Pada dasarnya, puasa tak cuma menahan hawa nafsu, tapi pun mencegah seseorang guna makan dan minum mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

Dengan begini, selama berpuasa tubuh tak memperoleh asupan makanan atau juga cairan selama setengah hari lebih. Di samping itu, tubuh pasti bakal mengalami penyesuaian-penyesuaian di hari-hari pertama puasa.

Lalu, bagaimana caranya supaya penyesuaian tersebut tak ‘mengagetkan’ tubuh kita. Bagai dikabarkan Alarabiya, seorang ahli diet lulusan Universitas Amerika Beirut, Racha Adib, menyebutkan bahwa ada enam cara guna mempersiapkan tubuh supaya tak kaget berhadapan dengan puasa Ramadhan.

Pertama, makan tidak banyak tapi sehat. Banyak hari menjelang Ramadhan, biasanya kita berpikir guna makan apapun yang diinginkan. Asumsinya, mumpung belum Ramadhan maka kita wajib makan sepuas-puasnya. Perilaku bagaikan ini malah bakal meningkatkan nafsu makan dan membikin puasa lebih sulit.

Semestinya, menjelang puasa kita wajib mengurangi porsi makan supaya tubuh terbiasa dengan makanan dan kalori yang lebih tidak banyak. Hindari makanan berat, garam, dan gula yang memicu reaksi yang tak diinginkan dalam tubuh.

Kedua, berhenti ngemil. Mulai hari ini, biasakan cuma makan 3 kali –sarapan, makan siang, dan malam. Hindari ngemil di antara keduanya. Selama Ramadhan, kita cuma bisa menikmati dua kali makan utama, sahur dan buka (iftar). Dengan seperti itu, kita cuma perlu memotong satu makanan saja.

Loading...
loading...

Ketiga, mengurangi asupan kafeina. Kalau kita pecinta kopi dan ingin menghindari sakit kepala dalam banyak hari pertama Ramadhan, maka kita wajib mulai mengurangi asupan kafeina. Perlu usaha sistematis guna hal yang satu ini sehingga kita sanggup minum kopi tanpa kafeina.

Ke-4, mengurangi merokok. Para ‘ahli hisab’ pun wajib mulai mengurangi aktivitas merokok pada siang hari menjelang Ramadhan ini. Sehingga mereka mulai terbiasa guna tak merokok, utamanya pada siang hari. Biasanya ada banyak hal buruk yang bakal dialami para perokok manakala mereka tak siap berhadapan dengan bulan Ramadhan. Diantaranya mudah marah, galau, tak sabar, dan sulit berkonsentrasi selama jam-jam puasa.

Kelima, bermalam teratur. Selama Ramadhan, gaya hidup kita pasti bakal tidak sedikit berubah termasuk soal pola bermalam. Jadii, kita wajib merencanakan pola bermalam guna Ramadhan sesuai dengan jadwal aktivitas. Misalnya, kita memilih guna bermalam lebih awal dari biasanya, dan bangun guna sahur. Lantas, menjalani aktivitas sehari-hari dan bermalam sebentar pada siang hari. Apa juga pola bermalam yang kita pilih guna diikuti, mulailah menirunya dari hari ini.

Keenam, periksa menuju dokter. Kalau kita kuatir tak sanggup puasa sebab alasan kesehatan bagaikan diabetes, tekanan darah tinggi atau lainnya, maka kita wajib segera periksa menuju dokter. Kita sanggup tanyakan perihal keamanan kesehatan kita guna berpuasa.

Kalau keenam cara ini dilaksanakan dengan bagus, maka ‘transisi tubuh’ kita pada hari-hari pertama puasa Ramadhan bakal berjalan lancar. (Muchlishon/NU Online)

6 Cara supaya Tubuh Tak ‘Kaget’ Hadapi Puasa Ramadhan

Loading...

Link

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *