562 Masyarakat Palestina Diculik Israel

Website Islam Institute

Sebanyak 562 Masyarakat Palestina Diculik Israel Selama Bulan September 2015

Lebih dari 7.000 penduduk Palestina diadukan mendekam dibalik jeruji di 17 bui Israel dan pusat-pusat penahanan, beberapa dari mereka ditahan tanpa tudingan atau pengadilan.

Islam-institute.com, PALESTINA – Kubu Advokasi Tahanan Palestina (PPS) menjelaskan serdadu Israel sudah “menculik” 562 penduduk Palestina, termasuk puluhan bocah kecil, di Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza yang terkepung selama September.

Tubuh Palestina, yang mewakili para tahanan dan Famili mereka, menjelaskan pada Kamis bahwa serdadu Israel menculik 294 penduduk Palestina, khususnya bocah kecil, di Timur yang diduduki al-Quds (Yerusalem).

Orang-orang Palestina yang diculik sebagian besar dipindahkan ke bui, kata PPS, dan menambahkan bahwa penangkapan itu dilaksanakan sesudah ekstrimis Israel dan serdadu mengintensifkan invasi mereka ke kompleks Masjid Al-Aqsa.

Gelombang baru aksi anarkis, yang diawali pada pertengahan September di kompleks Masjid Al-Aqsa, sudah memperlihatkan pemukim dan serdadu Israel menyerbu jemaah Palestina menyusul pengerahan Tentara Israel ke al-Aqsha, untuk memperingati tahun baru Yahudi, Rosh Hashanah.

Ia juga memberitahukan bahwa Tentara Israel menculik sebanyak 56 penduduk Gaza, termasuk 40 nelayan yang diserang di perairan Palestina.

PSS menjelaskan Israel menculik 75 penduduk Palestina di al-Khalil (Hebron), 38 di Ramallah al-Bireh, 32 di Bethlehem, 22 di Jenin, 20 di Nablus, 8 di Tulkarm, 6 di Jericho, 5 di Tubas, 4 di Qalqilya dan 2 di Salfit.

Ia menambahkan ada 230 bocah kecil Palestina di bui Israel, dan menekankan naka-anak itu tidak diberikan hak-hak dasar dan mengalami penyiksaan fisik serta psikologis.

Menurut PPS, rezim Tel Aviv juga menangkap 25 perempuan Palestina selaku tawanan, dan menambahkan bahwa 15 dari mereka dibawa ke bui pada bulan September.

Lebih dari 7.000 penduduk Palestina diadukan mendekam dibalik jeruji di 17 bui Israel dan pusat-pusat penahanan, beberapa dari mereka ditahan tanpa tudingan atau pengadilan. (al/ARN/Ptv)

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.