35 Mutiara Hikmah Ulama Aswaja Makkah

35 Mutiara Hikmah Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki, Ulama Aswaja Makkah. Kumpulan Nasehat as Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki, yang dirangkum dari berbagai sumber.

1.Senjata / Bekal Seorang Santri Adalah Buku dan Bolpen [Pena]
2.Tasbih Tidak Pernah Lepas Dari Saku Baju Atau Tasku.

3.Orang Yang Melakukan Bid’ah Dikhawatirkan Mati Dalam Keadaan Su’ul Khotimah [Tidak Terpuji]
4.Seharusnya Seorang Santri Mempunyai Bacaan Wirid Untuk Menjaga Dirinya DariKesesatan
5.Sedikit Tapi Mantap Itu Lebih Baik Daripada Banyak Tapi Ngawur.

6.Sseorang Yang Memiliki Cakrawala Keilmuan Yang Luas, Ia Tidak Akan Protes Terhadap Orang Lain
7.Ilmu Tidak Akan Berkumpul Dengan Sifat Sombong Di Dalam Satu Dada
8.Barang Siapa Yang Merasa Sudah Sampai, Berarti Ia Telah Merusak Permulaannya
9.Bersungguh-sungguhlah Dalam Berkhidmah Kepada Pemuka Agama.

10.Sebaik-baiknya Perbuatan Adalah Memenuhi Kebutuhan Orang Lain
11.Tidak Layak Seorang Yang Berakal Bertanya “Mengapa Kalian Memperingati Maulid?”, Karena Seolah-olah Ia Bertanya, “Mengapa Kalian Bergembira dengan Adanya Nabi?”

12.Kebanyakan Urusanku Telah Terprogramdan Terencana Dengan Rapi, Tetapi Aku Tidak Mau Diatur Oleh Program Itu

35 Mutiara Hikmah Sayyid Muhammad bin Alawi alMaliki

13.Masyarakat Jawa [Indonesia] Adalah Masyarakat Yang Berakhlak Baik dan Pemurah
14.Sifat Zuhud Bukan Terletak Pada PakaianDan Penampilan, Tetapi Terletak Di Sini [Yakni Hati]
15.Keistimewaan Tidak Memberikan Arti Keutamaan.

16.Waspada Terhadap Pemikiran Jumud [Kaku] Dari Madzhab-madzhab Perusak
17.Aku Marah Terhadap Murid Yang Tidak Sopan Ketika Membaca Wirid, Lebih-lebih Ketika Membaca Al-Quran.

18.Menjadi Seorang Guru Bukan Dengan Warisan, Akan Tetapi Dengan Belajar Dan Menuntut Ilmu
19.Kunci Segala Rahasia Bersumber Pada Bacaan Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

20.Seharusnya Seorang Santri Banyak Beribadah Untuk Menjaganya Dari Maksiat Dan Menguatkan Hafalannya
21.Jadikanlah Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Senantiasa Berada Di Antara Kamu dan Munajatmu.

22.Karena Satu Orang Maka Seribu Orang Dimuliakan
23.Dalam Perjalananku, Aku Selalu Membawa Kitab, Demi Mengikuti Jejak Ayahanda.

24.Jangan Ikut Campur Dalam Urusan Politik, Engkau Lebih Mengerti Situasi Daerahmu
25.Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Harus Dilakukan Dengan Sikap Bijak, Lembut Dan Bertahap
26.Kehidupan Yang Indah Adalah Jika Bisa Membantu Seseorang Dalam Beribadah Dan Melakukan Ketaatan.

27.Aku Tidak Pernah Bosan Untuk Menyebarkan Ilmu, Walaupun Kepada Satu Orang
28.Orang Yang Tidak Bisa Memanfaatkan Kemuliaan Waktu Dan Tempat, SungguhIa Amat Merugi
29.Akhlak Lebih Didahulukan Daripada Ilmu.

30.Kalian Harus Melanggengkan Bacaan Wirid, Sebab Wirid Dapat Menjadi tameng dan Perisai Diri
31.Kebiasaan Orang Mulia, Adalah Semulia-mulianya Kebiasaan
32.Siapa Saja Yang Memiliki Kitab Wiridku, Berarti Ia Telah Mendapatkan Ijazah. Ijazah Ini Bukan Dariku, tetapi Langsung Dari Para Pengarang Wirid-wirid tersebut.

33.Surga Itu Tudak Gratis, Belilah Surga Itu Dengan Hartamu, Amalmu, Dan Dengan Tenagamu
34.Sesuatu Yang Tidak Kamu Ketahui, Maka Jangan Sekali-kali Kamu Menyentuhnya [mengerjakannya]
35.Ilmu Mudah Didapatkan, Tetapi Melayani [Khidmah] Kepada Ulama Susah Didapatkan.

 

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *