10.000 Pengungsi Anak Sudah Hilang Semenjak Kedatangan di Eropa

Menurut Europol: 10.000 pengungsi anak menghilang sesudah kedatangan di Eropa ….

 

 

Islam-Institute, Eropa – Lebih dari 10.000 pengungsi anak tanpa pendamping sudah lenyap sesudah kedatangan mereka di Eropa dan mungkin sudah jatuh ke tangan geng perdagangan manusia yang terorganisir, badan intelijen kriminal Uni Eropa menjelaskan.

Kepala Europol Staf Brian Donald mengingatkan dalam sebuah wawancara hari Sabtu dengan harian Observer berbasis di Inggris bahwa pan-Eropa “infrastruktur kriminal” yang canggih sekarang menargetkan pengungsi, menambahkan bahwa 5.000 bocah-bocah sendiri yang sudah menghilang di Italia, dengan 1.000 lebih hjlang belum ditemukan di Swedia.

“Ini tak masuk akal untuk menjelaskan bahwa kita sedang menyaksikan bocah-bocah 10.000-plus,” kata Brian Donald. “Tak seluruh dari mereka akan dieksploitasi pidana; beberapa mungkin sudah diteruskan ke anggota keluarga. Kami cuma tak tahu di mana mereka, apa yang mereka lakukan atau dengan siapa mereka. ”

 

 

Dia menjelaskan bocah-bocah hilang sesudah melakukan registrasi dengan otoritas negara, menulis bahwa penemuan terungkap dalam usaha pertama oleh lembaga penegak hukum Eropa untuk melacak bagian aspek yang paling mengganggu dari krisis pengungsi di benua itu.

“Apakah mereka terdaftar atau tak, kita sedang berbicara mengenai hal 270.000 anak. Tak seluruh dari mereka ditemani, tapi kami juga mempunyai bukti bahwa sebagian besar mereka mungkin sendirian,” Brian Donald menekankan, memperlihatkan bahwa angka kemungkinan akan terbukti jadi perkiraan konservatif dan hitungan total sejatinya mungkin lebih tinggi.

Menurut LSM Save the Children yang berbasis di Inggris, diperkirakan 26.000 bocah-bocah tanpa pendamping masuk Eropa pada tahun 2015.

Sementara hal ini menurut Europol, yang mempunyai power 900-personel analis intelijen dan perwira penghubung polisi, percaya 27 % dari hampir satu juta pencari suaka yang tiba di Eropa tahun lalu ialah anak di bawah umur.

Menurut harian Inggris, para pejabat di kota Swedia selatan Trelleborg mengungkapkan bahwa kisaran 1.000 bocah-bocah pengungsi tanpa pendamping yang sudah memasuki kota pelabuhan selama bulan sebelumnya sudah menghilang.

Sebuah laporan terpisah yang diumumkan Selasa di Swedia lebih detail mengingatkan bahwa beberapa pengungsi yang ditemani telah hilang dan bahwa ada: “amat tidak banyak info mengenai hal apa yang terjadi sesudah hilangnya.”

Harian Inggris menambahkan, di Inggris hitungan total pengungsi anak yang hilang cepat sesudah tiba selaku pencari suaka sudah dua kali lipat selama tahun lalu, meningkatkan kekuatiran bahwa mereka juga sedang ditargetkan oleh geng-geng kriminal. (Al/PTV)

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :